Solidaritas Untuk Palu, Gorontalo Karnaval Karawo Ditunda

Panitia Gorontalo Karnaval Karawo 2018, (Dari kiri) Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo Ricky Perdana Gozali, Plt Sekda Provinsi Syukri Botutihe, Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo Nancy Lahay saat menggelar Jumpa pers , terkait klarifikasi penjadwalan ulang kegiatan tersebut, Kamis (4/10). Foto : istimewa

Gorontalo – Sebagai bentuk rasa solidaritas atas bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menunda kegiatan pariwisata tahunan 2018.

Event pariwisata tahunan yang sudah masuk sebagai agenda nasional, Gorontalo Karnaval Karawo 2018 resmi ditunda oleh pihak panitia pelaksana, dalam hal ini Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata dan Bank Indonesia. Hal ini diungkapkan melalui konfrensi pers yang digelar di Rumaj Jabatan Gubernur, Kamis (4/10/2018), oleh pihak panitia yang dihadiri oleh Syukri Botutihe (Plt Sekda Provinsi Gorontalo), Nancy Lahay (Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo), dan Ricky Perdana Gozali (Kepala BI Perwakilan Gorontalo).

“Penundaan ini sebagai bentuk rasa solidaritas Provinsi Gorontalo sebagai daerah terdekat dengan lokasi bencana yang terjadi di Palu, Donggala, Sigi dan wilayah SUlawesi Tengah yang tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami akhir pekan lalu,” kata Syukri Botutihe, Plt Sekda Provinsi Gorontalo.

Read More
banner 300x250

Ia juga menambahkan, persiapan panitia untuk event yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018, sudah mencapai 90 persen. “Jadi kegiatan ini tidak dibatalkan, tapi disesuaikan lagi waktu pelaksanaannya,” lanjut Syukri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay mengungkapkan, penundaan jadwal kegiatan ini tidak mengurangi semangat dari pihak panitia yang sudah sejauh ini melakukan persiapan.

“Ada yang berasal dari luar Gorontalo sudah siapkan tiket untuk menghadiri kegiatan ini, namun setelah kami beritahu terkait alasan ditundanya event ini mereka kahirnhya bisa memahami kondisi dan menunda kedatangan mereka,” kata Nancy.

Nancy juga menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah selanjutnya, untuk mengantisipasi jika memang harus ditunda pelaksnaan event Karawo ini. “Plus minus terkait kegiatan ini sudah kami siapkan, terutama untuk tamu undangan,” ungkapnya.

Sesuai informasi dari pihak panitia pelaksana atas kesepakatan bersama, rencana pelaksanaan event pariwisata tahunan Gorontalo Karnaval Karawo, akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2018. (idj)

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60

Related posts

banner 468x60