Pojok6.id (UNG) – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatat tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi. Untuk pertama kalinya, UNG resmi mengukuhkan lulusan Program Profesi Insinyur (PPI) angkatan I melalui prosesi Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Insinyur yang berlangsung khidmat di Ballroom TC Damhil UNG.
Momentum bersejarah ini menandai kesiapan UNG sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya melahirkan sarjana teknik, tetapi juga menghasilkan insinyur profesional yang memiliki kompetensi, integritas, dan tanggung jawab untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Ketua Koordinator Program Studi Profesi Insinyur UNG, Dr. Yuliyanti Kadir, mengungkapkan bahwa sebanyak 25 mahasiswa angkatan pertama berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi dan resmi menyandang gelar Insinyur (Ir.).
Menurutnya, keberhasilan meluluskan seluruh peserta angkatan perdana menjadi bukti bahwa UNG siap menyelenggarakan pendidikan profesi keinsinyuran yang berkualitas serta mampu menjawab kebutuhan tenaga profesional, khususnya di Gorontalo dan kawasan Indonesia Timur.
“Pengukuhan lulusan pertama ini merupakan tonggak penting bagi pengembangan Program Profesi Insinyur di UNG. Kami berharap semakin banyak profesional yang bergabung untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kontribusi insinyur dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Yuliyanti.
Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan angkatan pertama, atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan profesi. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen untuk meningkatkan kompetensi di bidang keinsinyuran.
Ia menegaskan bahwa gelar profesi insinyur bukan sekadar pengakuan akademik, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Profesi insinyur memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong kemajuan bangsa. Karena itu, saya berharap seluruh lulusan mampu menjaga integritas, profesionalisme, keselamatan, dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang dijalankan,” tegas Prof. Eduart.
Lebih lanjut, ia berharap kompetensi yang diperoleh selama mengikuti Program Profesi Insinyur, dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran insinyur profesional diharapkan mampu memperkuat pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, teknologi, hingga pengembangan sumber daya daerah.
Pengukuhan lulusan angkatan pertama ini sekaligus menjadi awal langkah UNG dalam memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi mencetak sumber daya manusia profesional dan berdaya saing, guna menjawab tantangan pembangunan di tingkat regional maupun nasional. (Adv)








