Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Tanggal 23 Januari merupakan hari bersejarah bagi Gorontalo, yang diperingati sebagai Hari Patriotik. Karena di tanggal 23 Januari 1942 Gorontalo memproklamirkan kemerdekaan. Tanggal tersebut juga menjadi hari bahagia bagi orang tua, yang melahirkan anaknya di tanggal tersebut.
Bayi yang lahir di tanggal 23 Januari juga mendapatkan perhatian dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang datang langsung menjenguk para bayi di 3 rumah sakit yang ada di Kota Gorontalo, yakni RS Sitti Khadijah, RS Bunda dan RSUD Aloe Saboe, Jumat (23/1/2026).
Dari total lima bayi, tiga lahir di RS Aloei Saboe, sementara masing-masing satu bayi lahir di RS Bunda dan RS Siti Khadija.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota Adhan menyerahkan hadiah sederhana sebagai bentuk apresiasi atas kelahiran yang bertepatan dengan hari bersejarah bagi Gorontalo.
“Memang kemarin saya sudah bilang, siapa yang melahirkan tepat tanggal 23 Januari, akan kita kunjungi dan kita kasih hadiah apa adanya,” ujar Wali Kota Adhan.
Menurutnya, seluruh bayi dan ibu berada dalam kondisi sehat. Bahkan, meski ada orang tua yang sudah memiliki anak sebelumnya, kebahagiaan tetap terasa karena kelahiran kali ini memiliki makna tersendiri.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota Gorontalo juga memastikan akta kelahiran seluruh bayi langsung diurus oleh pemerintah, sehingga orang tua tidak perlu lagi mengurus administrasi secara terpisah.

Wali Kota Adhan menyampaikan, peringatan Hari Patriotik tidak boleh berhenti pada seremoni atau sekadar cerita dari tahun ke tahun. Harus ada wujud nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan 23 Januari cuma cerita. Kita harus tunjukkan dalam bentuk implementasi, supaya berkesan dan diingat orang,” tegasnya.
Ia berharap ke depan, momen seperti ini bisa dikemas lebih berkesan dengan melibatkan keluarga para bayi, sehingga nilai historis dan emosional Hari Patriotik benar-benar hidup di tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Gorontalo ingin memastikan bahwa Hari Patriotik bukan hanya milik masa lalu, tetapi terus hadir dalam peristiwa nyata kehidupan warganya. (adv)








