SIAGA BUMIL, Inovasi Mahasiswa KKN-PK UNG Perkuat Deteksi Dini Risiko Kehamilan di Desa Isimu Selatan

Program SIAGA BUMIL, Mahasiswa KKN-PK UNG Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (UNG) – Upaya mendorong peningkatan kesehatan ibu dan anak terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui pengembangan SIAGA BUMIL (Sistem Identifikasi Awal Gejala dan Risiko Ibu Hamil) di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Program yang digagas mahasiswa KKN-PK UNG tersebut menghadirkan sebuah website yang dirancang untuk membantu proses monitoring dan skrining risiko tinggi pada ibu hamil secara lebih terarah. Sistem ini diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi kader kesehatan dan puskesmas dalam melakukan pendataan serta identifikasi awal kondisi kehamilan.

Koordinator Desa KKN-PK UNG Isimu Selatan, Mohammad Fajar Opaladu, menjelaskan bahwa SIAGA BUMIL dibuat sebagai bentuk inovasi mahasiswa dalam mendukung upaya pencegahan risiko kesehatan pada ibu dan anak.

Read More
banner 300x250

“Program kerja itu adalah pembuatan dan penggunaan skrining ibu hamil atau namanya SIAGA BUMIL, Sistem Identifikasi Awal Gejala dan Risiko Ibu Hamil. Website ini nantinya memiliki monitoring dan juga skrining risiko tinggi pada ibu hamil,” ujar Fajar.

Menurutnya, keberadaan sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah kader dan pihak puskesmas dalam mengetahui kondisi ibu hamil, khususnya dalam mengidentifikasi apakah seorang ibu hamil masuk dalam kategori berisiko tinggi atau tidak.

“Website ini nantinya bakal digunakan oleh kader dan juga puskesmas untuk membantu dalam mendata apakah ibu hamil itu berisiko tinggi atau tidak,” jelasnya.

Fajar menambahkan, pengembangan SIAGA BUMIL dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Gorontalo. Melalui sistem tersebut, informasi mengenai kondisi ibu hamil diharapkan dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga kader dan tenaga kesehatan dapat memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kehamilan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

“Tujuan pembuatan website ini adalah untuk mengurangi angka kematian ibu dan angka kematian anak di Kabupaten Gorontalo,” ungkapnya.

Program SIAGA BUMIL untuk sementara difokuskan pada wilayah Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PK UNG. Kehadiran inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah setempat yang menilai program tersebut dapat membantu kader dan puskesmas dalam menjalankan tugas pemantauan kesehatan ibu hamil.

Fajar berharap SIAGA BUMIL tidak berhenti sebagai program kerja selama pelaksanaan KKN-PK, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan setelah mahasiswa menyelesaikan pengabdian di desa.

“Kami berharap website ke depannya bisa terus bermanfaat dan membantu para kader dan puskesmas dalam mencegah stunting dan risiko kematian ibu hamil, khususnya di Desa Isimu Selatan,” pungkasnya.

Kehadiran SIAGA BUMIL menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-PK UNG dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi di tingkat desa. Dengan mengintegrasikan proses pendataan, monitoring, dan skrining, program ini diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih responsif di Desa Isimu Selatan.

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60