Analogi Unik Suharso Monoarfa: Sumo Award Hadir Wadahi “Butiran Pasir” Inspiratif Gorontalo

Suharso Monoarfa saat diwawancara awak media. Foto: istimewa

Pojok6.id (Gorontalo) – Sumo Award kembali hadir sebagai ruang apresiasi bagi figur-figur inspiratif asal Gorontalo. Pendiri Sumo Foundation, Suharso Monoarfa, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang khusus untuk mengangkat kisah orang-orang luar biasa yang selama ini luput dari sorotan publik.

Suharso menggunakan analogi menarik untuk menggambarkan filosofi di balik penghargaan tersebut. Ia mengibaratkan sebuah wadah yang diisi oleh batu karang besar, kelereng, dan butiran pasir. Menurutnya, tokoh publik, pejabat, atau figur ternama adalah batu karang besar yang selalu terlihat jelas.

“Batu karang besar itu ibarat tokoh publik atau tokoh besar. Tapi kalau pasir dimasukkan belakangan, semua tempat akan terisi sempurna. Saya dan Sumo Foundation hanya menjadi fasilitator untuk merangkul ‘butiran pasir’ ini—sosok-sosok hebat yang tak terlihat, namun memberi kontribusi nyata,” ujar Suharso.

Read More
banner 300x250

Ia menegaskan bahwa inspirasi sejati justru datang dari masyarakat biasa yang terus berjuang dan berkarya.

“Gorontalo bukan sekadar rumah, tapi home—kediaman hati bagi siapa saja yang berkontribusi untuk daerah ini,” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60