Pojok6.id (Gorontalo) – Gagasan menghadirkan Sumo Award ternyata lahir dari kolaborasi dan dorongan para wartawan generasi terdahulu.
Suharso Monoarfa menyebutkan bahwa media memiliki peran kunci, dalam mengidentifikasi potensi-potensi tersembunyi di tengah masyarakat Gorontalo.
“Gagasan awal Sumo Award ini diinisiasi bersama teman-teman wartawan. Rekan-rekan media inilah yang menangkap kisah-kisah hebat di lapangan, lalu kami memfasilitasinya agar menjadi inspirasi yang lebih luas,” jelas Suharso.
Selain mengapresiasi insan pers, Suharso juga mengenang rekam jejak inovasi kegiatan masyarakat di Gorontalo, salah satunya Festival Tumbilotohe pada era 1990-an hingga 2000-an.
Festival tersebut sempat menarik perhatian nasional, hingga diliput media ternama dan dihadiri oleh Menteri Pariwisata pada masa itu.
“Waktu itu muncul inovasi bagaimana menggelar Tumbilotohe tanpa asap polusi dan tanpa listrik, namun tetap indah. Potensi kreatif seperti inilah yang harus terus kita dorong dan hargai bersama,” tutupnya.








