Pemkab Gorontalo Perkuat Program Sektor Peternakan dan UMKM Perempuan

Rapat Ealuasi kerja sama dengan PT Bank SulutGo (BSG) dan Pemkab Gorontalo. Foto Istimewa

Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui sektor peternakan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi kerja sama dengan PT Bank SulutGo (BSG), untuk memastikan program yang telah berjalan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Selasa (9/6/2026).

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menyoroti dua program unggulan yang selama ini menjadi instrumen penguatan ekonomi kerakyatan, yakni Program ST-12 Go dan Bohusami Perempuan Hebat.

Read More
banner 300x250

Program ST-12 Go atau Sentra Ternak Ruminansia 12 Gorontalo merupakan inisiatif, yang memberikan akses pembiayaan kepada peternak melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha penggemukan sapi jantan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha peternak, sekaligus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Sementara itu, Program Bohusami Perempuan Hebat difokuskan pada pemberdayaan perempuan pelaku UMKM, melalui dukungan tabungan dan akses pembiayaan usaha. Program tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi perempuan, serta meningkatkan pendapatan keluarga.

Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa kedua program tersebut harus terus diperkuat, karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan penerima manfaat.

Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan pihak terkait, untuk memperkuat koordinasi serta melakukan evaluasi secara berkala, agar pelaksanaan program berjalan sesuai target.

“Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, evaluasi dan sinergi antarinstansi menjadi penting, agar setiap kendala dapat segera diatasi dan target yang ditetapkan bisa tercapai,” ujar Sofyan.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap penguatan kedua program tersebut dapat memperluas akses permodalan bagi peternak dan pelaku UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi riil yang lebih inklusif dan berkelanjutan di daerah. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60