Luncurkan “Petarung Sejati”, Album Dedikasi POLAHI Untuk Sang Drummer

Cover album kedua POLAHI, Petarung Sejati. Foto: Dok.Polahi_HC

Kota Gorontalo – Satu lagi band asal Kota Gorontalo membuktikan eksistensi mereka di panggung indie. POLAHI, unit Hardcore dari komunitas kembali meluncurkan album kedua mereka di bulan Juli ini. Album yang berisikan 9 lagu ini, didedikasikan untuk mendiang drummer mereka (Alm) Iswan Dunggio.

Album bertajuk “” ini cukup memakan waktu lama untuk diluncurkan. Butuh sekitar 8 tahun sejak album pertama POLAHI “We Are The Warrior” pada akhir 2011 silam.

Polahi yang terbentuk pada tahun 2009 ini sudah beberapa kali mengalami pergantian formasi, hingga formasi terakhir yang beranggotakan Rengga Gobel (Gitar/Vokal), Alm. Iswan Dunggio (Drum), Arief Fahreza (Bass).

Read More
banner 300x250
Rengga Gobel (Gitar/Vokal). Foto: Instagram

Melalui obrolan singkat dengan sang gitaris yang juga pendiri Polahi, Rengga Gobel, yang menceritakan proses pengerjaan album kedua yang memakan waktu cukup lama karena kesibukan dari masing-masing personil.

“Ada 5 lagu di album ini yang kami kerjakan bersama Alm.Ichank, itu pun terhambat karena kesibukan kesibukan kami masing-masing. Lagu ‘Dominasi” dan ‘Pemimpin Pengecut’ direkam tahun 2014, dan 3 lagu lain kami rekam pada tahun 2015 dan 2017 saat Alm. Ichank masih ada,” kata Rengga.

Sementara untuk 4 lagu lain, lanjut Rengga, proses rekaman dibantu Addtional Player di tahun 2019 ini, yakni Aqsa (Ogregore) mengisi part drum. Lebih lanjut Rengga menceritakan materi secara keseluruhan album ‘Petarung Sejati” ini, ditulis berdasarkan perilaku manusia yang ditemui dalam keseharian.

“Lirik lagu secara keseluruhan dalam album kedua ini, ditulis atas dasar perilaku manusia yang sering kita temui. Seperti lagu “Dominasi”, itu menceritakan agar kita tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan sesuatu, kita harus menang dan mendominasi. Lagu ‘Pemimpin Pengecut’ menceritakan tentang seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Rengga.

(Alm) Iswan Dunggio, Drummer dan pendiri Band Polahi. Foto: Instagram polahi_hc

Di album kedua POLAHI yang rencananya akan dibuatkan pesta peluncurannya pada bulan Agustus mendatang, terdapat dua lagu khusus yang didedikasikan untuk Alm.Iswan. Yakni lagu ‘Sehati’ dan ‘Rest In Power’.

“Lagu ‘Sehati’ itu sempat kami bawakan saat latihan bersama almarhum, namun belum sempat direkam. Lagu itu tentang Wakop Sehati, yang merupakan tempat nongkrong kami bersama almarhum. Sementara lagu ‘Rest In Power’, memang kami buat untuk mengenang almarhum,” pungkas Rengga.

Album kedua POLAHI “Petarung Sejati” yang dijual seharga Rp. 50.000 ini berisikan sembilan lagu, antara lain; DOMINASI, PEMIMPIN PENGECUT, PETARUNG SEJATI, BROWN BASTARD, REVENGE OF THE LOST TRIBE, REST IN POWER, SEHATI, Y.C.K.W.W.D, HARDCORE STILL LIVES (Madball Cover). (idj)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60