Hadiri Festival Walima Desa Bongo, Bupati Sofyan Harap Terus di Lestarikan

Bupati Sofyan di Dampingi Wabup Tonny dan Ketua DPRD, Zulfikar Usira saat menghadiri Festival Walima dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/Tahun 2026 di Desa Bongo. Foto Istimewa

Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengharapkan Festival Walima di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, terus dilestarikan dan dikembangkan. Hal ini sebagai daya tarik wisata religi berbasis kearifan lokal, yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sofyan Puhi, saat menghadiri Festival Walima dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/Tahun 2026, yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Desa Bongo, Minggu (30/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Read More
banner 300x250

Festival tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Bupati Sofyan menyampaikan apresianya kepada masyarakat Desa Bongo, yang konsisten menjaga tradisi Walima sebagai bagian dari identitas desa yang dikenal sebagai Desa Wisata Religi.

Menurutnya, pelestarian tradisi keagamaan dan budaya perlu berjalan seiring dengan pengembangan potensi wisata daerah.

Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Festival Walima juga menampilkan parade usungan kue Walima, yang menjadi salah satu tradisi khas masyarakat Gorontalo.

“Tradisi ini  juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat silaturahmi masyarakat,” kata Sofyan

Sofyan juga menambahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gorontalo, tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk meneladani sifat dan akhlakul karimah Rasulullah SAW, dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap tradisi Festival Walima terus dipertahankan, sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga nilai keagamaan dan budaya tetap terjaga, sementara potensi wisata yang dimiliki dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” harapnya. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60