UNG Kukuhkan Tiga Guru Besar, Eduart Wolok: Ada Yang Istimewa

Guru Besar
Rektor UNG, Eduart Wolok, saat memberikan sambutan pada sidang senat terbuka pengukuhan 3 Gur Besar, Selasa (23/2). Foto: Humas

UNG – Rektor (UNG), mengukuhkan tiga Guru Besar diantaranya, Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I, Prof. Dr. Novri Y. Kandowangko, M.P, dan Prof. Dr. Mohamad Ikbal Bahua, SP., M.Si, dalam acara Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Tetap, Selasa (23/2/2021), bertempat di Ballroom Hotel Damhil UNG.

Dalam sambutannya, Eduart Wolok mengungkapkan, bahwa pada pengukuhan kali ini ada hal yang dibuat istimewa, yaitu Gordon (Medali) yang di pakai oleh Guru Besar yang baru dikukuhkan itu baru dan terbuat dari Emas.

“Hal ini adalah untuk menandakan pencapaian tingkat akademik tertinggi dalam dunia pendidikan,” ungkap Eduart, membuka sambutannya.

Read More
banner 300x250

Guru besar atau Profesor dan juga sering kali disebut Maha Guru, lanjut Eduart, dan untuk menjadi Guru Besar harus memiliki kualifikasi akademik Doktor.

“Doktor menunjukkan bahwa ia seorang terpelajar, memiliki ilmu, wawasan yang luas, dan profesional dalam bidangnya. Dan sudah kita saksikan tadi betapa ketiga guru besar menyampaikan hasil kajian, hasil penelitian karya mereka dibidangnya masing-masing,” jelasnya.

Rektor UNG itu juga menjelaskan, bahwa jika mengacu pada makna filosofis dan historis, mencapai jabatan guru besar itu tidaklah mudah, apalagi tugas dari seorang guru besar itu sendiri.

“Bertambahnya guru besar akan menambah kualifikasi yang memang diperlukan dalam rangka menaikan kualifikasi dan kapasitas kelembagaan UNG,” ujarnya

Menurut Eduart, semakin besar rasio guru besar maka reputasi perguruan tinggi, makin meningkat dengan catatan bahwa guru besar memberi nilai tambah terus menerus dalam pengembangan keilmuan dan keahlian.

“Kegiatan seperti akan terus kita laksanakan dalam periode waktu tertentu, untuk semakin mempublikasikan dan menyampaikan ke khalayak luas bahwa UNG ketambahan guru besar, UNG telah ketambahan pakar dibidang ilmunya masing-masing yang siap berkontribusi untuk kemajuan pengembangan keilmuan dan kemajuan daerah ini kedepan,” pungkasnya.

Pengukuhan tersebut urut dihadiri oleh Ketua Senat dan Anggota Senat, Kepala Daerah Provinsi Gorontalo, Sekretaris Kota Gorontalo, Bupati Bonebolango, Bupati Gorontalo Utara, Rektor UNG Periode Tahun 1993/2001 Prof. Dr. Hj. Nani Tuloli, M.Pd. , Rektor UNG Periode Tahun 2010/2019 Prof. Dr. Hj. Syamsul Qamar Badu, M.Pd. , Danrem, Ibu Ketua Dharma wanita, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Guru Besar IAIN, dan Anggota Keluarga dari Guru Besar yang di kukuhkan pada hari ini. (adv/ryn)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60