Tanggapi Persoalan Kemiskinan, Dinas Pertanian: Bantuan Harus Tepat Sasaran

Kemiskinan
Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Utara Kisman Kuka. (foto:Sukri)

Kabupaten Gorontalo Utara menanggapi persoalan penanggulangan kemiskinan, khususnya bagi warga yang bekerja sebagai petani. Karena bantuan yang diserahkan banyak menuai polemik karena dinilai tidak tepat sasaran.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Utara, Kisman Kuka angkat bicara.

“Yang dikategorikan miskin ini seperti apa, karena biasanya seringkali masyarakat keluhkan ketidaksesuaian terhadap pos bantuan yang diberikan,” ungkap Kisman.

Read More

Kisman juga menambahkan, bahwa kesesuaian data penerima bantuan harus berdasarkan fakta di lapangan dan memiliki kesesuaian.

“Misalnya kategori yang tidak memiliki rumah, jangan sampai hanya karena hal itu, anak pejabat pun bisa mendapatkan bantuan. Kalau dari saya, cenderungnya kepada masyarakat yang punya rumah tetapi tidak layak huni yang beratapkan rumbia, berdindingkan pitate, beralaskan tanah dan tidak memiliki pendapatan tetap. Itu pasti masuk kategori miskin, dan itu wajib diberikan bantuan. Contohnya di pertanian seperti buruh tani, petani penggarap,” tambah Kisman.

Terakhir kata Kisman, dari Dinas Pertanian sendiri hanya memasukkan 2 kategori tersebut, yakni buruh tani dan petani penggarap.

“Dari kami, wilayah pertanian untuk penerima bantuan hanya akan memasukkan 2 kategori, yakni buruh tani dan petani penggarap, terkhusus petani yang mampu mengelola hasil bantuan dengan baik,” tutup Kisman. (Adv/suk)

Related posts