5.166 Mahasiswa dari 27 Provinsi Mulai Langkah Baru di UNG Lewat PKKMB 2026

Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok bersama salah satu mahasiswa baru UNG dari luar daerah yang mengikuti PKKMB UNG 2026. (Foto: Humas UNG)

Pojok6.id (UNG) – Sebanyak 5.166 mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mulai menapaki babak baru dalam perjalanan pendidikannya, melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.

Tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan, PKKMB menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, budaya kampus, sistem pendidikan tinggi, hingga nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di UNG.

Ketua Pelaksana PKKMB UNG 2026, Zulkarnain Anu, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah untuk memperkenalkan sistem pendidikan tinggi, budaya akademik, tata kehidupan kampus, serta nilai-nilai dasar yang perlu dimiliki mahasiswa. Menurutnya, PKKMB juga menjadi bagian awal dari proses pembinaan mahasiswa baru agar mampu menjalani kehidupan perguruan tinggi secara aktif, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab.

Read More
banner 300x250

“PKKMB ini diikuti oleh 5.166 mahasiswa baru yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2026,” ujar Zulkarnain.

Pelaksanaan PKKMB dilakukan secara bertahap, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Dalam rangkaian pembekalan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai pengetahuan dan nilai penting, yang diharapkan dapat menopang perjalanan akademik mereka selama menempuh pendidikan di UNG.

Ia menjelaskan, sejumlah materi yang diberikan antara lain kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa dan pembinaan kesadaran bela negara, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter mahasiswa, serta muatan lokal dan kearifan lokal di Kawasan Teluk Tomini.

“Materi-materi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman, sekaligus membentuk karakter mahasiswa baru, agar mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi dan menjalani proses pendidikan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok, menekankan bahwa PKKMB memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa baru memahami kehidupan perguruan tinggi, yang memiliki karakteristik berbeda dengan masa sekolah. Menurut Prof. Eduart, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami sistem pembelajaran, tetapi juga perlu mengenal budaya akademik serta berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama berada di kampus.

“Kehidupan kampus memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan masa sekolah. Karena itu, diperlukan pembekalan khusus agar mahasiswa baru memahami pola kehidupan di lingkungan kampus, sistem pembelajaran, serta berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang akan dijalani selama masa studi,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar seluruh mahasiswa baru mengikuti setiap rangkaian PKKMB dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pintu masuk bagi mahasiswa, untuk mengenal lingkungan belajar yang baru sekaligus memahami perjalanan akademik yang akan mereka tempuh.

“PKKMB ini menjadi momen penting untuk mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan belajar yang berbeda. Dari sini mereka akan mendapatkan gambaran bagaimana menjalani perjalanan akademik sekaligus beradaptasi dengan dinamika kehidupan kampus selama empat tahun ke depan,” tandas Prof. Eduart.

Dengan keberagaman asal daerah dari 27 provinsi, PKKMB 2026 sekaligus menjadi awal terbentuknya lingkungan akademik UNG yang semakin beragam. Ribuan mahasiswa baru tersebut kini memulai perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar Kampus Kerakyatan, membawa harapan dan cita-cita untuk tumbuh, belajar, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60