Pojok6.id (UNG) – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui pengembangan kapasitas akademik dosen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Akses Studi Lanjut bagi Dosen, yang digelar di Ruang Sidang Senat Rektorat UNG.
Kegiatan yang diikuti dosen dari berbagai fakultas ini dibuka langsung oleh Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Abdul Hafidz Olii. Hadir sebagai narasumber utama akademisi nasional Prof. Noer Azam Achsani yang berbagi pengalaman, strategi, serta motivasi bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Prof. Eduart Wolok menegaskan bahwa studi lanjut merupakan investasi strategis, untuk memperkuat kualitas perguruan tinggi di masa depan. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen akan berdampak langsung pada mutu pendidikan, produktivitas riset, serta kontribusi universitas dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Penguatan kapasitas dosen melalui pendidikan lanjutan merupakan bagian penting, dari upaya membangun universitas yang unggul dan berdaya saing. Dosen yang memiliki kompetensi akademik tinggi akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Eduart.
Ia menambahkan, UNG terus mendorong para dosen untuk mempersiapkan studi lanjut secara terencana dan terarah. Mulai dari menentukan bidang keilmuan yang relevan, menyiapkan topik riset yang berdampak, hingga membangun jejaring akademik yang dapat menunjang pengembangan karier dan kompetensi keilmuan.
Sementara itu, Prof. Noer Azam Achsani dalam pemaparannya menekankan bahwa, keberhasilan studi lanjut tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan peluang, tetapi juga oleh komitmen, konsistensi, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Menurutnya, seorang dosen harus memiliki visi yang jelas mengenai bidang keilmuan yang akan dikembangkan dan fokus dalam membangun kompetensi akademik secara berkelanjutan. Kemampuan membangun komunikasi ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta aktif dalam berbagai kegiatan penelitian menjadi faktor penting dalam perjalanan karier seorang akademisi.
“Dosen perlu terus meningkatkan kapasitas akademiknya melalui aktivitas ilmiah yang berkelanjutan dan membangun networking yang kuat. Dengan begitu, peluang untuk berkembang dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional akan semakin terbuka,” ungkapnya.
Prof. Noer Azam juga menyoroti pentingnya publikasi ilmiah sebagai salah satu indikator utama pengakuan akademik. Ia mendorong para dosen untuk aktif melakukan kolaborasi riset, memperluas jaringan kerja sama, serta menjalani proses akademik dengan kesabaran dan konsistensi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, UNG berharap semakin banyak dosen yang termotivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga mampu melahirkan sumber daya akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi UNG dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, serta mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (Adv)








