Prodi Manajemen Pendidikan FIP UNG Jalani Asesmen LAMDIK, Bidik Pertahankan Akreditasi Unggul

Tim Asesor LAMDIK dan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNG. (Foto: Ryan)

Pojok6.id (UNG) – Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjalani Visitasi Asesmen Lapangan Akreditasi, yang dilakukan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Jumat (12/6/2026), bertempat di Aula FIP UNG.

Asesmen lapangan tersebut dilaksanakan oleh dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Arief Yulianto dan Prof. Dr. Arismunandar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian mutu akademik, sekaligus upaya mempertahankan capaian akreditasi unggul yang telah diraih Program Studi Manajemen Pendidikan.

Dekan FIP UNG, Prof. Arwildayanto, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya asesmen lapangan yang telah lama dipersiapkan oleh seluruh sivitas akademika program studi.

Read More
banner 300x250

Menurutnya, asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian administratif, melainkan momentum strategis untuk memastikan sistem penjaminan mutu berjalan secara berkelanjutan.

“Tujuan akreditasi adalah memastikan mutu program studi tetap terjaga dengan baik, baik dari sisi layanan akademik, kemahasiswaan, maupun aspek pendukung lainnya. Kami berharap melalui asesmen ini akan banyak masukan yang dapat menjadi bahan perbaikan berkelanjutan,” ujar Arwildayanto.

Ia menambahkan, kehadiran tim asesor juga menjadi kesempatan berharga bagi pengelola program studi dan fakultas, untuk memperoleh pengalaman serta pembelajaran dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Abdul Hafidz Olii, mengungkapkan bahwa UNG saat ini memiliki 110 program studi yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan meraih predikat akreditasi unggul.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada 26 program studi di UNG yang terakreditasi unggul. Program Studi Manajemen Pendidikan termasuk yang telah lebih dahulu meraih predikat unggul. Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan,” ungkap Hafidz.

Ia menegaskan bahwa kehadiran asesor harus dipandang sebagai mitra, dalam pengembangan mutu pendidikan, bukan semata-mata sebagai pihak yang mencari kelemahan program studi.

“Kehadiran asesor adalah bagian dari upaya bersama menjaga kualitas pendidikan tinggi. Melalui berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan, program studi dapat semakin memperkuat pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Pelaksanaan asesmen lapangan ini turut melibatkan pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan lainnya. Melalui proses evaluasi yang komprehensif, Program Studi S1 Manajemen Pendidikan FIP UNG optimistis dapat mempertahankan kualitas akademik, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang manajemen pendidikan.

Asesmen lapangan LAMDIK ini menjadi salah satu langkah strategis UNG dalam mewujudkan target peningkatan jumlah program studi berakreditasi unggul, sekaligus memperkokoh budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60