Pojok6.id (Gorontalo) – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo, Mohamad Trizal Entengo, berharap insan pers Gorontalo dapat terus mengedepankan kecerdasan, sikap kritis, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus berperan aktif mempromosikan potensi daerah melalui pemberitaan yang berkualitas.
Harapan tersebut disampaikan Trizal, saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Gorontalo pada kegiatan Temu Jurnalis, yang berlangsung di Wombohe Jurnalis, Jumat (12/6/2026).
Menurut Trizal, tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni “Jurnalis Cerdas, Kritis dan Berintegritas”, merupakan refleksi dari harapan besar masyarakat dan pemerintah terhadap peran strategis media, di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Kami melihat tema ini sangat relevan dan menggambarkan harapan besar bagi para jurnalis. Karakter jurnalis yang cerdas, kritis, dan berintegritas harus benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan,” ujar Trizal.
Ia menegaskan, pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap kualitas informasi yang diterima masyarakat. Karena itu, peran jurnalis menjadi sangat penting dalam memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik, telah melalui proses verifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Menurutnya, jurnalis memiliki tanggung jawab besar untuk mengelola informasi menjadi berita yang akurat, objektif, dan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, publik dapat memperoleh informasi yang benar dan terhindar dari berbagai bentuk disinformasi maupun hoaks.
“Peran jurnalis sangat dibutuhkan dalam mengedukasi masyarakat. Informasi yang disampaikan harus dapat diyakini kebenarannya, sehingga mampu membangun kepercayaan publik,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Trizal juga mengajak insan pers untuk mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, yang akan berlangsung di Gorontalo mulai 20 – 25 Juni mendatang.
Menurutnya, sebagai agenda nasional yang akan dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia, PENAS menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Gorontalo kepada publik nasional.
“Kami juga sudah menyiapkan Media Center di lokasi PENAS. Teman-teman jurnalis dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, untuk mendapatkan informasi dan bahan pemberitaan yang dibutuhkan,” tambahnya.
Trizal berharap momentum PENAS tidak hanya menjadi ajang pemberitaan kegiatan semata, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif bagi Gorontalo, baik di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, budaya, maupun potensi ekonomi lainnya.
“Melalui pemberitaan PENAS, kami berharap teman-teman jurnalis juga dapat ikut memperkenalkan dan mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Gorontalo kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (Adv)








