Pojok6.id (Olahraga) – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gorontalo, Erwinsyah Ismail, dengan tegas mengatakan akan mencabut Kartu Izin Start (KIS) atau Kartu Tanda Anggota (KTA), jika ada pembalap member club IMI yang tertangkap atau katahuan ikut balap liar.
Hal itu dikatakan Erwin, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Otomotif IMI Gorontalo, yang dirangkaikan dengan sosialiasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan peraturan balap tahun 2026, yang dilaksanakan di Pondok Rumah Yatim Abdullah Mu’alimin Kota Gorontalo, Minggu (8/2/2026).
“Saya tegaskan, apabila ada pembalap-pembalap dari member club anggota IMI Gorontalo kedapatan atau ada laporan dari Satlantas, saya beri tindakan tegas KIS atau KTA klub kalian di cabut dan saya pastikan tidak akan ikut turnamen balap resmi yang digelar IMI Gorontalo selama saya menjabat Ketua Umum,” kata Erwin.
Kebijakan ini disampaikan Erwin, sebagai bentuk dukungan kepada Dirlantas Polda Gorontalo dalam memberantas balap liar, yang setiap malam Kamis dan malam Minggu di gelar di Bundaran Tugu Saronde Kota Gorontalo.
“Mulai kemarin saya sudah patroli dan korrdinasi dengan pihak Lantas Polresta Gorontalo Kota, untuk meminta data yang ditangkap dalam balap liar. Juga sekalian dengan bengkel yang seting motor peserta balap liar, saya tidak ijinkan untuk memfasilitasi balap liar, baik motor maupun mobil,” ungkap Erwin.
Erwin menambahkan, selama kepemimpinannya sering menggelar iven balap, baik roda dua maupun roda empat. Baik skala lokal maupun nasional.
“Selama saya memimpin kurang apa sih balap di Gorontalo, entah itu balap motor maupun mobil. Baik skala lokal yang dilaksanakan oleh IMI maupun klub-klub member IMI Gorontalo. Begitu juga skala nasional, itu kan ada terus, Jadi alasan apa lagi kalian mau balap liar di jalan,” kata Erwin yang juga anggota DPRD Provinsi Gorontalo itu.
Dalam kesempatan itu, Erwin juga menyampaikan kepada seluruh klub anggota IMI Gorontalo, jika ingin melaksanakan iven balap baik roda dua atau roda empat bisa di komunikasikan langsung dengan pengurus IMI di bidang masing-masing.
“Jadi untuk iven balap, IMI Gorontalo juga memberikan kesempatan kepada klub-klub anggota IMI Gorontao untuk melaksanakan iven di wilayah masing-masing. Ayo kita duduk bersama dan komunikasi, jadi jangan IMI saja yang jadi terkesan “one man show”,” pungkasnya.








