Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Pemeritah Kota Gorontalo dibawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel, melalui Dinas Pangan menggelar gerakan pangan murah, sebagai startegi untuk mengantisipasi harga beras yang terus naik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan, N. R Monoarfa melalui Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Cadangan Pangan, Suhendry Yahya, menjelaskan bahwa gerakan pangan murah yang digelar pihaknya di kios pangan, yang terletak di depan kantor Dinas Pangan, merupakan strategi untuk menangani harga beras yang kian naik.
“Tujuan dari kegiatan ini, untuk pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan dan harga pangan atau yang disingkat SPHP, khusus untuk pengendalian harga beras di Kota Gorontalo,” ungkap Suhendry.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan menggandeng Perum Bulog Cabang Gorontalo itu, lanjut Suhendry, pihaknya menyediakan beras sebanyak 1 ton. Selain itu, ucap Suhendry, ada juga gula pasir sebanyak 10 kg, minyak goreng 20 liter.
“Untuk beras SPHP kami jual Rp. 60 rb/5kg, gula pasir Rp 17.500/kg, dan minyak goreng Rp19.500 per liter,” ungkap Suhendry.
Dia menambahkan, kegiatan gerakan pangan murah akan terus berlanjut di beberapa titik wilayah kecamatan dan kelurahan yang ada di kota Gorontalo. (adv)








