Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyoroti kehadiran sekelompok Waria (Transgender) di Pelataran Sentral, yang viral di media sosial. Pasalnya kedatangan mereka ke lokasi yang lagi ramai dikunjungi anak muda Kota Gorontalo itu, dengan menggunakan baju yang terbuka ala perempuan.
Saat diwawancara, Wali Kota Adhan Dambea menegaskan, dia tidak pernah membatasi siapa saja yang ingin berkunjung ke Pelataran Pasar Sentral. Namun dengan syarat berpakaian sesuai dengan batasan. Jangan laki-laki malah justru menggunakan baju perempuan, dan terbuka pula.
“Siapa saja yang ingin berkunjung ke Pelataran Sentral silahkan saja, asal tahu batasan. Saya tidak pernah melarang, karena memang tempat itu memang dibuat untuk tempat berkumpul anak muda,” kata Adhan.
Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Gorontalo tidak ingin Pelataran Sentral yang diperuntukkan untuk pelaku UMKM berujalan, justru disalahgunakan.
“Saya ingatkan para pedagang di Pelataran Sentral, untuk tidak menyediakan tempat bagi para Waria berkumpul. Jika kedapatan, maka pedagang atau pemilik lapak tersebut tidak diijinkan lagi berjualan di situ (Pelataran Sentral). Pokoknya kalau dia laki-laki ya harus berpakaian seperti laki-laki, jika kedapatan akan saya usir, termasuk pemilik lapak dilarang berjualan lagi disitu,” pungkasnya.








