Sekda Sugondo Sampaikan Point Penting Bagi PPPK Kemensos RI di Kabgor

Sekda Sugondo Beri Pembinaan PPPK Kemensos RI yang di tempatkan di Kabupaten Gorontalo. Foto Tiwi

Pojok6.id (Limboto) – Sekretaris Daerah Kabupaten, Sugondo Makmur, menekankan beberapa hal penting pada pembinaan kepada PPPK Kemensos RI yang di tempatkan di Kabupaten Gorontalo.

Sugondo menyampaikan ada lima hal yang disampaikan, yang pertama tantangan yang berkaitan dengan tantangan rumah tangga, kedua adalah tantangan mengenai hutang piutang.

“Biasanya ya jika sudah jadi ASN rumah tangga mulai renggang, karena sudah mengaku sudah jadi ASN,”ungkap Sekda

Read More
banner 300x250

Menurutnya tantangan ini akan berpengaruh pada kinerja, maka ia memberikan pembinaan  untuk memaksimalkan kinerja maka harus tetap mendesain kehidupan, dengan tetap melihat kemampuan diri dan besaran gaji yang diterima.

“Tantangan berikut adalah aparat desa yang tidak menerima hasil data yang mereka lahirkan, disisi lain mereka sudah dilantik, kemudian penempatan mereka yang harus mengantor di kantor camat. Jadi saya akan rapat dengan 19 camat untuk memprioritaskan mereka di Kecamatan,” jelasnya

Tantangan lainnya adalah, kata Sekda, untuk tidak mengintervensi pekerjaan dari PPPK Kemensos RI ini, sehingga outputnya akan lebih bagus. Dan dirinya akan melakukan perlindungan terhadap tim kerja mereka dengan mengeluarkan edaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Titi Nur, menambahkan bahwa PPPK yang di angkat oleh Kemensos RI ada dua, yakni SDM PKH dan TKSK. Dari 258 PKH sejumlah di Provinsi Gorontalo, sekitar 107 orang khusus Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulillah mereka tadi di berikan pembinaan oleh Pemkab Grontalo, dan mereka akan di tempatkan di masing masing kecamatan. Satu kecamatan itu 5 sampai 6 orang pendamping PKH,”ucap Titi Nur

Dan untuk TKSK itu 19 orang, masing – masing satu orang setiap kecamatan dan mereka akan mendampingi program BPNT, tetapi pendamping PKH bermacam macam sesuai dengan komponen, yakni ada lansia penyandang disabilitas, dan ibu yang sesudah lahiran.

Ia mengatakan pembinaan ini hanya sehari dan ini atas anjuran dari Kemensos RI, agar PPPK ini bisa berkoordinasi dengan Pemkab Gorontalo, sehingga Pemkab Gorontalo mengetahui keberadaan mereka dan tugas yang mereka emban nanti setelah dilantik.

“Mereka ini akan diberitahukan oleh pak Sekda kepada para Camat dan desa, karena mereka akan bertugas di Kecamatan sehingga koordinasi dan komunikasi itu lebih dekat lagi dengan aparat setempat,” pungkasnya. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60