Rakor Distribusi Logistik Pemilu di Pohuwato Sentil Payung Terpal hingga Serangan Fajar

Rapat koordinasi persiapan pengelolaan dan distribusi logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Pohuwato. Ketua KPU Firman Ikhwan (duduk paling kanan) bersama perwakilan kejaksaan dan kepolisian. (Foto: Zainal)

Pojok6.id (Pohuwato) perkuat koordinasi lintas sektor jelang 2024. Rapat terbaru, Rabu, (13/12/2023) di Marisa, membahas persiapan pengelolaan dan pendistribusian logistik ke setiap TPS.

Dalam sesi tanya jawab, Kasatpol PP Kabupaten Pohuwato, Nikson Pakaya, menekankan pentingnya menyediakan sarana pengamanan logistik hingga hal yang terkecil, seperti pengadaan payung di setiap armada pengangkut.

“Kami menyarankan agar setiap kendaraan itu wajib menyediakan terpal dan payung,” Kata Nikson Pakaya.

Read More
banner 300x250

Kemudian juga, ia menekankan soal kesiapsiagaan petugas pengangkut maupun petugas bongkar logistik. Ia kemudian berkaca pada pengalamannya beberapa waktu lalu dalam setiap Pemilu.

“Saling berharap antara petugas. Namun dari pihak armada yang menurunkan logistik,” Kata dia  seraya berharap “Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kami yang disalahkan,” Jelasnya.

Dalam sesi itu juga, Bayu Eka Septian Kaluku, Kabid Perda dan Trantibum Dinas Satpol PP dan Damkar Pohuwato juga bertanya terkait fenomena serangan fajar.

Tidak itu saja, Bayu mengatakan eforia masyarakat dalam setiap Pemilu kerap kali diekspresikan dengan minum-minuman keras.

“Pengalaman yang terjadi itu adanya serangan fajar, masyarakat atau petugas di lapangan minum minuman keras dan itu terjadi,” Kata Bayu.

Menjawab itu, Ketua KPU Pohuwato, Firman Ikhwan, meminta saran penggunaan payung dan terpal agar dicatat untuk diadakan. Penggunaan sarana tersebut disebut akan membuat logistik lebih aman. Ia menegaskan proses distribusi akan jadi perhatian serius jelang Pemilu 2024.

“Ini sangat berguna, dan ini menjadi perhatian kita,” Ujarnya menanggapi saran terkait pengadaan payung dan tenda dari Kasatpol PP Nikson Pakaya.

Sedangkan terkait serangan fajar dan kebiasaan masyarakat minum-minuman keras, pihaknya dengan tegas meminta agar lokasi TPS disterilkan dari hal tersebut.

Sebagai informasi tambahan bahwa rapat tersebut menghadirkan pihak kepolisian dan kejaksaan. Rapat itu mengundang Kesbangpol Pohuwato dan penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan se Pohuwato.

“Sejauh ini akan kami sampaikan berulang-ulang ke PPK PPS diwajibkan untuk tidak menyertakan minuman keras di lokasi TPS,” Katanya seraya menambahkan “Dan jangan terima serangan fajar.”

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60

Related posts

banner 468x60