Pimpin Rapat Perdana, Erman Monoarfa Dorong Biro Organisasi Jadi Role Model Tata Kelola Pemerintahan

Rapat perdana Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo bersama para kepala-kepala bagian dan staf di lingkungan Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (Gorontalo) – Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo, Erman Monoarfa, mengawali kepemimpinannya dengan menegaskan komitmen untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta memperkuat soliditas seluruh jajaran. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat kerja perdana bersama para kepala bagian dan staf di Ruang Reformasi Birokrasi (RB), Selasa (13/10/2026).

Rapat yang dimulai pukul 08.00 WITA itu menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan Biro Organisasi selama periode Januari hingga Oktober 2026. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memetakan tantangan dan merumuskan langkah strategis dalam mengoptimalkan kinerja hingga akhir tahun.

Dalam rapat tersebut, masing-masing kepala bagian memaparkan capaian, hasil kerja, serta perkembangan program yang telah dilaksanakan. Pemaparan ini menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan baru untuk menentukan prioritas dan memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Read More
banner 300x250

Erman menekankan bahwa peningkatan nilai dan indeks kinerja harus menjadi perhatian utama seluruh jajaran, terutama dalam mendorong perbaikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Biro Organisasi yang saat ini masih berada pada predikat B.

“Tugas besar kita ke depan adalah berupaya keras menaikkan nilai dan indeks yang ada pada Biro Organisasi. Terutama nilai SAKIP kita, yang saat ini masih berada di predikat B. Kita harus targetkan lompatan pencapaian yang lebih tinggi,” tegas Erman.

Menurutnya, peningkatan akuntabilitas tidak cukup hanya melalui perencanaan dan evaluasi, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan pola kerja yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyelesaian pekerjaan, khususnya administrasi dan pelayanan. Setiap pegawai diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik, meningkatkan produktivitas, serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan yang dapat menghambat pencapaian target organisasi.

Selain menekankan aspek kinerja, Erman juga menaruh perhatian pada pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam membangun lingkungan kerja yang solid. Ia menegaskan komitmennya untuk menerapkan pola kepemimpinan terbuka atau open-door policy, sehingga setiap pegawai memiliki ruang untuk menyampaikan kendala, masukan, maupun persoalan yang membutuhkan keputusan pimpinan.

“Jika ada tugas-tugas atau kendala yang memang berurusan langsung dengan Kepala Biro, silakan komunikasi secara direct. Pintu saya selalu terbuka untuk koordinasi cepat,” ujarnya.

Keterbukaan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan, meminimalkan hambatan birokrasi internal, serta membangun hubungan kerja yang lebih komunikatif antara pimpinan dan staf.

Lebih jauh, Erman mengingatkan bahwa Biro Organisasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembenahan tata kelola pemerintahan daerah. Sebagai unit yang berkaitan erat dengan penataan kelembagaan, ketatalaksanaan, dan reformasi birokrasi, Biro Organisasi dituntut mampu menunjukkan praktik kerja yang baik sebelum mendorong perubahan pada perangkat daerah lainnya.

Ia berharap Biro Organisasi dapat menjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dalam hal kedisiplinan, integritas, akuntabilitas, maupun kualitas pelayanan.

“Biro Organisasi harus menjadi role model bagi Organisasi Perangkat Daerah lain. Oleh karena itu, saya tidak ingin kita bekerja hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Mari bekerja dengan integritas dan empati. Kita adalah satu tim, mari saling mendukung untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target yang tinggi, tetapi juga nyaman dan sehat bagi kita semua,” pungkasnya.

Melalui rapat kerja perdana ini, Erman berharap seluruh jajaran Biro Organisasi dapat menyatukan komitmen, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60