Pemkab Gorontalo Bentuk Pokja Program Kampung Iklim

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat membuka kegiatan pembentukan Pokja ProKlim. Foto Humas Kominfo

Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Program Kampung Iklim (ProKlim). Ini bertujuan untuk memperkuat aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat desa. Ada tiga desa yang ditetapkan sebagai desa percontohan yakni Limehu Timur, Talumelito, dan Buhu.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi program ini, sebab perubahan iklim telah menjadi tantangan yang dirasakan masyarakat, sehingga penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, ProKlim menjadi instrumen untuk membangun desa yang tangguh, sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Program ini tidak bisa dijalankan sendiri. Seluruh OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat harus bergerak bersama, agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” kata Sofyan saat membuka pembentukan Pokja ProKlim, Sabtu (18/7/2026), di meeting room Lu’as Resto, Limboto.

Read More

Pembentukan Pokja menjadi bagian dari penguatan Program Kampung Iklim yang telah berjalan di Kabupaten Gorontalo sejak 2022.

Selain mendorong aksi pelestarian lingkungan, pemerintah daerah ini juga mengembangkan kemitraan melalui program kredit karbon serta budidaya nilam, sebagai upaya menghubungkan perlindungan lingkungan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Kabupaten Gorontalo, Anita Hippy, mengatakan, hingga kini terdapat 38 desa yang masuk dalam pengembangan ProKlim. Tiga desa percontohan akan mendapat pendampingan selama dua tahun, melalui dukungan Program REDD+ Green Climate Fund.

“Kami berharap desa percontohan mampu menjadi model bagi pengembangan Program Kampung Iklim di wilayah lain, sehingga semakin banyak desa di Kabupaten Gorontalo yang menerapkan aksi nyata menghadapi perubahan iklim,” jelasnya. (Adv)

Related posts