Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan pasar murah bersubsidi yang digelar di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin (25/5/2026). Program tersebut disambut antusias warga, yang selama ini merasakan tekanan akibat melonjaknya harga kebutuhan pokok di pasaran.
Sejak pagi hari, lokasi pasar murah dipadati masyarakat dari berbagai wilayah. Warga tampak bersemangat membawa kantong belanja untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok, dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Kegiatan pasar murah ini menjadi angin segar bagi masyarakat kecil, terutama di tengah naiknya harga bahan pangan, yang belakangan semakin memberatkan pengeluaran rumah tangga.
Sukri (55), warga Telaga, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya program tersebut. Menurutnya, pasar murah seperti ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bagus sekali, kegiatan ini bisa membantu masyarakat. Harapannya berlangsung terus,” ujarnya.
Antusiasme serupa juga terlihat dari warga lainnya, yang rela antre sejak pagi demi memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi.
Irma (50), warga Telaga lainnya, mengatakan kenaikan harga cabai rawit di pasaran yang mencapai Rp80 ribu per kilogram cukup memberatkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Karena itu, ia merasa bersyukur bisa berbelanja dengan harga yang jauh lebih ringan di pasar murah.
“Bersyukur sekali, harga di sini jauh lebih murah. Ada keringanan belanja buat kami,” ungkapnya dengan senyum lega.
Dalam pasar murah tersebut, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi, di antaranya beras 5 kilogram seharga Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur Rp10 ribu per 10 butir, hingga ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.
Seluruh paket kebutuhan pokok itu dapat dibawa pulang masyarakat, hanya dengan total Rp95 ribu, jauh di bawah harga normal pasaran.
Program pasar murah bersubsidi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag), dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
Kehadiran pasar murah tidak hanya menjadi solusi ekonomi jangka pendek, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Adv)








