Pojok6.id (Gorontalo) – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menghadirkan program pasar murah bersubsidi sebagai upaya membantu masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kali ini, program yang menjadi salah satu andalan pemerintah daerah tersebut menyasar 1.000 penerima manfaat di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Biluhu Barat, Selasa (4/8/2026), dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Faisal Lamaraka.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Idah Syahidah mengatakan, pasar murah bersubsidi merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo, untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah dinamika harga pangan.
Idah mengungkapkan, kunjungannya ke Biluhu juga menjadi momen untuk menepati komitmen, yang pernah disampaikan saat masa kampanye bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada September 2024.
“Kalau tidak salah pada September 2024 kami berkampanye di sini bersama Pak Gubernur Gusnar Ismail, tepatnya di lapangan ini juga dan dihadiri masyarakat. Hari ini saya datang lagi. Mohon maaf, baru hari ini kami bisa berkunjung ke sini untuk mengadakan pasar murah bersubsidi,” ujar Idah.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah memberikan keleluasaan kepada masyarakat, dalam berbelanja sesuai kemampuan ekonomi masing-masing. Warga tidak diwajibkan membeli seluruh paket komoditas, melainkan dapat memilih bahan pokok yang paling dibutuhkan.
“Tadi dijelaskan oleh Pak Kadis bahwa harganya Rp95 ribu, terdiri dari tujuh macam komoditas. Tapi apabila ibu-ibu hanya mempunyai uang Rp50 ribu, tidak usah khawatir, tidak harus membeli semuanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhannya, mungkin membeli beras dengan gula atau minyak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Faisal Lamaraka, menjelaskan bahwa pasar murah bersubsidi merupakan salah satu strategi pemerintah daerah, dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Pada pelaksanaan pasar murah di Biluhu, pemerintah menyediakan tujuh komoditas kebutuhan pokok, yakni beras 5 kilogram seharga Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur ayam Rp10 ribu per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.
Apabila dihitung berdasarkan harga pasar, total nilai seluruh komoditas tersebut mencapai sekitar Rp265 ribu. Namun, melalui subsidi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, masyarakat cukup membayar Rp95 ribu untuk memperoleh seluruh paket atau membeli komoditas sesuai kebutuhan.
Program pasar murah bersubsidi ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, terutama di tengah upaya pemerintah mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (Adv)








