Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengapresiasi kegiatan lomba burung berkicau Raja Ronggolawe Cup I jelang Penas, yang dilaksanakan di Taman Menara Limboto. Minggu,(10/5/2026).
Kegiatan lomba burung ini di buka langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan , Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Fany Hamzah Salamanya.
Dalam sambutannya, Fany menyampaikan lomba burung berkicau ini memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi para pecinta burung, serta menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
“Selain itu, memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha dibidang perburungan, seperti peternak, pelatih serta pelaku umkm terkait. Hal ini tentunya sejalan dengan upaya kita, dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal,” kata Fany.
Ia juga mengapresiasi kepada panitia penyelenggara, sponsor serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Kepada juri, saya titipkan amanah untuk memberikan penilaian secara objektif,, jujur, dan adil. Kepada peserta, selamat bertanding. Tunjukkan sportivitas dan nikmati setiap kicauan burung kebanggaan anda,” harapnya
Sementara itu, Ketua Panitia Raja Ronggolawe Cup I, Yong Herry menjelaskan untuk lomba ini pihaknya menggunakan penilaian pakem yang namanya EO Ronggolawe.
“Aturannya untuk lomba ini ya pastinya kita gunakan adalah burung berkicau. Burung berkicau itu yang dinilai ada 3, pertama durasi kerja, irama lagu, dan volume suara,” jelas Yong
Pada kegiatan ini, terdapat 23 kelas dengan 7 jenis burung yakni love birth, kenari, sogon, murai batu, cuca ijo, dan leci.
“Yang ikut kegiatan ini tidak hanya kicau mania lokal, tapi juga ada yang dari luar daerah yakni manado, palu, bitung, dan kota raya,” tandasnya. (Adv)








