Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Pemerintah Kota Gorontalo berencana menggelar pasar murah dalam waktu dekat, sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi menjelang bulan suci Ramadhan. Program ini menjadi solusi rutin untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, yang cenderung meningkat selama bulan puasa.
Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Gorontalo, Kaima Kamaru, menegaskan bahwa pasar murah akan segera dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Gorontalo.
“Kita pemerintah akan melakukan pasar murah. Sebelum puasa, itu akan dibuat oleh Disperindag,” ungkapnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi secara virtual.
Lebih lanjut, Kaima menjelaskan, bahwa pasar murah ini akan digelar di berbagai wilayah Kota Gorontalo, agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Seperti sebelum-sebelumnya, pasar murah akan diselenggarakan di setiap wilayah di Kota Gorontalo,” tambahnya.
Selain program pasar murah, Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, juga turun langsung ke pasar-pasar tradisional untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Kemarin Pak Pj Wali sudah turun ke pasar tradisional, mengecek harga dan ke pasar-pasar,” ujar Kaima.
Ia pun memastikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan data dari Dinas Pangan, stok bahan pokok di Kota Gorontalo masih dalam kondisi aman.
“Kalau stok di bulan Februari ini cukup aman. Dari Dinas Pangan, stok beras, jagung, bawang merah, gula pasir, dan minyak goreng di Kota Gorontalo masih mencukupi,” pungkasnya. (Adv)








