Jurusan Akuntansi FEB UNG Gelar Diseminasi Magang Berdampak 2026

Kegiatan Diseminasi Magang Berdampak 2026 yang diselenggarakan Jurusan Akuntansi FEB UNG. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (UNG) – Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo (FEB UNG) menggelar Diseminasi Magang Berdampak Tahun 2026, sebagai penutup rangkaian program magang yang telah diikuti oleh 40 mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan pengalaman, hasil pembelajaran, serta kontribusi yang telah mereka berikan selama menjalani magang di berbagai instansi pemerintah.

Diseminasi menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sekaligus ruang refleksi bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi yang diperoleh selama lima bulan menjalani magang di instansi mitra.

Ketua Jurusan Akuntansi FEB UNG, Tri Handayani Amaliah, menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lokasi magang, seluruh peserta telah dibekali melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari coaching hingga pembekalan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mahasiswa memiliki kesiapan akademik, etika profesi, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Read More
banner 300x250

“Diseminasi ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Tidak hanya menyampaikan pengalaman selama magang, tetapi juga menjadi media refleksi atas kompetensi yang telah diperoleh serta kontribusi yang diberikan di instansi mitra,” ujar Tri Handayani.

Program Magang Berdampak dilaksanakan selama lima bulan dengan menempatkan mahasiswa pada sejumlah instansi, yang memiliki peran strategis dalam bidang pengawasan dan tata kelola keuangan. Instansi tersebut meliputi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Provinsi Gorontalo, Inspektorat Kota Gorontalo, Inspektorat Kabupaten Gorontalo, serta Inspektorat Kabupaten Bone Bolango.

Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh pengakuan pembelajaran dalam bentuk konversi sebesar 20 SKS. Konversi dilakukan berdasarkan kesesuaian aktivitas selama magang, dengan capaian pembelajaran pada kurikulum Jurusan Akuntansi.

Mata kuliah yang dikonversi meliputi Penilaian Aset, Etika Bisnis dan Profesi Akuntan, Spreadsheet Perencanaan Pajak, Audit Internal, serta Manajemen Risiko. Seluruh mata kuliah tersebut dinilai relevan dengan pengalaman praktik yang diperoleh mahasiswa selama berada di instansi mitra.

Menurut Tri Handayani, implementasi Magang Berdampak tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa di bidang akuntansi, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai calon profesional.

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama lima bulan magang dapat menjadi bekal yang kuat, dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sinergi yang terbangun dengan berbagai instansi mitra juga diharapkan terus berlanjut, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Akuntansi,” tambahnya.

Melalui penyelenggaraan Diseminasi Magang Berdampak Tahun 2026, Jurusan Akuntansi FEB UNG kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, serta memiliki pengalaman nyata dalam mendukung tata kelola keuangan dan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60