Bupati Sofyan Tegaskan Perkemahan Pramuka Bentuk Karakter Generasi Muda

Bupati Sofyan Foto Bersama usai membuka Ajang Kreativitas Penggalang III di Bumi Perkemahan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Gorontalo, Kecamatan Telaga Biru. Foto Istimewa

Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan kegiatan perkemahan Pramuka sebagai sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta tangguh dalam menghadapi berbagai keterbatasan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sofyan, saat membuka Ajang Kreativitas Penggalang III di Bumi Perkemahan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Gorontalo, Kecamatan Telaga Biru, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Pramuka Penggalang dari sejumlah Gugus Depan se-Kecamatan Telaga Biru.

“Kehidupan di bumi perkemahan memberikan pengalaman yang berbeda, dibandingkan pembelajaran di ruang kelas. Para peserta dituntut untuk mengelola kebutuhan secara mandiri, menjaga perlengkapan, beradaptasi dengan lingkungan, serta menumbuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab secara kolektif,” ungkapnya.

Read More
banner 300x250

Bupati Sofyan juga mengimbau peserta, agar tidak mudah mengeluh ketika menghadapi kondisi yang tidak senyaman kehidupan di rumah. Keterbatasan fasilitas, pola tidur, maupun menu makanan selama perkemahan, menurutnya, merupakan bagian dari proses pembelajaran yang penting, untuk membentuk ketangguhan dan kemampuan beradaptasi.

“Jika ada hal yang dirasa kurang, seperti jam tidur atau makanan yang tidak seperti di rumah, itu merupakan bagian dari proses perkemahan. Nikmati setiap situasi dan jadikan sebagai pengalaman belajar,” tambahnya

Sofyan yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo menilai, bahwa pembinaan melalui Gerakan Pramuka merupakan investasi jangka panjang, dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ia berharap para peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang siap berkontribusi, dalam pembangunan di berbagai sektor.

“Anak-anak ini kita persiapkan untuk Indonesia Emas 2045. Dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan, merekalah yang akan menjadi generasi matang dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” tegasnya

Di akhir sambutannya, Sofyan menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, pimpinan Gugus Depan, serta Kwartir Ranting Telaga Biru atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan optimal dan menjadikan pengalaman perkemahan, sebagai bekal berharga dalam menghadapi masa depan,” tutupnya. (adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60