Pojok6.id (Limboto) – Sekretaris Daerah, Sugondo Makmur, menyampaikan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi Canva, Quizizz dan Google Worksheet, bukan hanya sekedar pelatihan teknis, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kapasitas dan literasi digital tenaga pendidik di era transformasi pendidikan.
Hal itu disampaikan Sugondo, saat membuka pelatihan dari ketiga aplikasi tersebut yang di dilaksanakan di GPCC Kota Gorontalo, Jumat (14/11/2025).
“Melalui penguasaan Canva, Quizizz, dan Google Worksheet, Bapak dan Ibu tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga sedang memperkuat posisi sebagai pendidik yang relevan dengan zaman – pendidik yang mampu menjembatani generasi masa kini dengan masa depan,”jelas Sugondo
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah memprakarsai kegiatan yang sangat relevan ini.
“Sebagai pemerintah daerah, kami memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah salah satu fokus utama pembangunan daerah, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo tahun 2025–2029,” ungkapnya
Ia pun menjelaskan ketiga itu, dimana Canva misalnya, membuka ruang kreativitas tanpa batas dalam membuat bahan ajar visual yang menarik. Guru kini tidak perlu lagi bergantung pada teks semata dengan Canva, pembelajaran bisa disajikan secara visual, interaktif, dan menyenangkan.
Begitu pula dengan Quizizz, sebuah platform evaluasi yang interaktif, membuat proses penilaian menjadi lebih dinamis dan disukai oleh peserta didik.
Sementara Google Worksheet memperkenalkan efisiensi dan kolaborasi dalam pengelolaan data, administrasi pembelajaran, serta penilaian berbasis digital.
Ketiga aplikasi ini, meski tampak sederhana, sebenarnya adalah pintu masuk menuju budaya kerja dan belajar digital. Ketika Bapak dan Ibu mulai terbiasa menggunakannya, itu berarti Bapak dan Ibu sedang melangkah menuju transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan berdaya saing,” pungkasnya. (adv)








