Pojok6.id (Limboto) – Dalam rangka mengamankan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke XVII tahun 2026, Polda Gorontalo melibatkan sebanyak 706 personel gabungan.
Hal itu ditandai dengan apel gelar pasukan yang di laksanakan di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, yang di pimpin oleh Kabag Ops Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati, pada Rabu,(17/6/2026).
Menurut Pramono, Pekan Nasional ini merupakan agenda strategis nasional yang mempertemukan petani nelayan, pelaku usaha, akademisi, penyuluh serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh indonesia.
“Kehadiran ribuan peserta akan meningkatkan mobilitas masyarakat, serta aktivitas di berbagai lokasi kegiatan, kondisi tersebut menuntut kesiapsigaan seluruh personel operasi, dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Pramono.
Oleh karena itu, kata dia
personel gabungan dari Polda Gorontalo sebanyak 706 itu terdiri dari Polda Gorontalo 331 personel, Polres Gorontalo 250 personel, Polresta Gorontalo Kota 75 personel, Polres Bone Bolango, 50 personel.
“Dari semua itu ada 6 satgas yaitu satgas preemtif, preventif, kamseltibcarlantas, penegakan hukum, penindakan, dan bantuan operasi. Seluruh personel harus mampu melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan sesuai standar operasi yang telah di tetapkan,” tegasnya
Ia menekankan beberapa hal menjadi pedoman dalam tugas, yakni pahami tugas fungsi dan tanggung jawab masing masing sesuai dengan rencana operasi yang ditetapkan, kemudian laksanakan setiap tahapan operasi secara sungguh sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, serta tingkatkan sinergi dan solidaritas antara Polri TNI, pemerintah daerah serta seluruh unsur pendukung lainnya.
“Keberhasilan operasi tidak dapat di capai secara sendiri melainkan dengan kerja sama yang kuat dan terintegrasi,” tegasnya.
Ia juga meminta untuk mengotimalkan operasi pada seluruh kegiatan di jalur kedatangan dan jalur kepulangan peserta, termasuk tempat penginapan, lokasi parkir, pusat keramaian, dan objek vital yang jadi fokus dalam operasi, serta berikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan masyarakat, dengan mengedepankan sikap yang humanis sopan dan responsif.
“Jadikan momentum ini sebagai sarana untuk menunjukkan pengabdian dan pelayanan kita kepada masyarakat, juga jaga kesehatan dan keselamatan dan selalu displin selama pelaksanaan tugas,” harapnya. (Adv)








