Persiapan PENAS XVII Terus Dimatangkan, Gubernur Pastikan Kesiapan Arena Utama

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie saat meninjau lokasi panggung utama PENAS Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tonny Limboto. (Foto: Diskominfotik)

Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memastikan persiapan arena utama Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di kompleks GOR David-Tonny, Kabupaten Gorontalo, terus menunjukkan progres positif.

Usai meninjau langsung lokasi bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Minggu (14/6/2026), Gusnar menyatakan optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan berbagai fasilitas, menjelang pelaksanaan PENAS XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 dan menjadi perhatian nasional, karena dijadwalkan akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto pada acara puncak, 24 Juni mendatang.

Read More
banner 300x250

Dari hasil pemantauan di lapangan, renovasi GOR David-Tonny telah memasuki tahap akhir. Panitia saat ini memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian panggung utama, serta pemasangan tenda berkapasitas besar yang akan digunakan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

“Bisa (optimis selesai tepat waktu). Mereka EO nasional yang biasa mengerjakan pelaksanaan PENAS,” ujar Gusnar.

Selain meninjau pembangunan arena utama, Gusnar dan Idah juga menyaksikan secara langsung latihan tarian kolosal bertema maritim, yang diperagakan oleh sekitar 360 siswa SMA sederajat. Atraksi spektakuler tersebut dipersiapkan sebagai salah satu sajian utama pada upacara pembukaan maupun acara puncak PENAS XVII.

Menurut Gusnar, saat ini panitia tengah melakukan penyesuaian tata ruang dan teknis pelaksanaan acara, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.

“Sekarang kita pada tahapan proporsi ruangan pada upacara pembukaan. Jadi di mana tenda undangan, tenda VIP, di mana ruang untuk tarian agromaritim itu yang kita atur sekarang,” kata Gusnar.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan sejumlah masukan, terkait penyempurnaan pelaksanaan acara. Di antaranya penyesuaian narasi pengiring tarian, agar lebih kuat menggambarkan pesan yang ingin disampaikan, serta pengaturan ulang jarak antara penari dan panggung VVIP agar pertunjukan lebih maksimal.

Usai meninjau arena utama dan latihan tarian, rombongan melanjutkan kunjungan ke gedung Media Center PENAS XVII. Fasilitas yang dipersiapkan sebagai pusat layanan informasi bagi insan pers tersebut, dilaporkan hampir mencapai 100 persen penyelesaian. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60