Pojok6.id (Olahraga) – The Gorontalo Runners (TGR), komunitas lari yang didirikan pada tahun 2012, dan kemudian menjadi perwakilan regional Indorunners Gorontalo pada tahun 2015 hingga saat ini. Komunitas The Gorontalo Runners adalah komunitas lari pertama yang ada di Gorontalo.
Saat diwawancara, Olis Eraku, selaku Captain The Gorontalo Runners mengatakan, saat ini member aktif komunitas yang pernah terlibat dalam Gorontalo Half Marathon dan Pohuwato Hal Marathon ini berjumlah 300 orang.
“Member kami saat ini sekitar 300an orang. Dan ini merupakan komunitas nirlaba, yang tidak bekerjasama dengan brand rokok/miras ataupun yang bertentangan dengan pola hidup sehat. Tidak ada iuran bulanan atau tahunan atau sejenisnya bagi member kami,” kata Capt. Olis.
Perwakilan member The Gorontalo Runners juga sudah sering mengikuti iven lari, baik di lokalan Gorontalo, iven nasional seperti BTN Jakarta International Marathon, Maybank Bali Marathon, Pocari Sweat Run Bandung, Borobudur Marathon, dan Mandiri Jogja Marathon.
“Dan untuk level internasional, member kami juga ikut di World Major Marathon (WMM) di Berlin Jerman, Chicago Marathon, London Marathon, Standart Chartered Singapore, dan nanti di akhir bulan Agutus ini kami juga akan berpartisipasi di Sydney Marathon,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Olis juga menjelaskan terkait pelaksanaan iven atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh The Gorontalo Runners.
“Apabila regional mengadakan iven atau comunity partner, tidak ada kewajiban membagi keuntungan dengan Indorunners pusat, karena sepenuhnya menjadi milik regional. Silahkan berkreasi sekreatif mungkin, namun wajib sifatnya untuk mendiskusikan iven yang akan dilaksanakan dengan pihak Indorunners pusat,” lanjutnya.

Terkait keanggotaan, lanjut Olis, bagi yang ingin bergabung dengan The Gorontalo Runners syaratnya hanya rutin ikut berlari bersama dengan member komunitas ini, sudah otomatis menjadi member tanpa iuran atau biaya apapun.
“Namun bagi yang ingin bergabung wajib memiliki social media seperti Facebook Page Regional, X (Twitter), Instagram, sebagaai wadah menyebarkan virus lari. Dan menambahkan “Part Of Indorunners” atau sejenisnya di kolom bio masing-masing. Dan yang paling penting tidak mendiskusikan Politik/SARA ataupun sejenisnya di dalam grup apapun bentuknya,” ungkapnya.
Untuk kegiatan rutin The Gorontalo Runners sendiri wajib dilaksanakan. Dengan tujuan agar member yang baru bergabung dapat merasakan sensasi berlari “In Group” dan merasa walcome.
“Kami rutin melaksanakan interval training setiap hari Rabu dan Jumat di GOR Nani Wartabone, Recovery Run setiap Selasa dan Sabtu serta melakukan Long Run setiap hari Minggu, dengan titik kumpul di Temu Social Space. Dan untuk hari Senin dan Kamis kami off lari, karena member kami ada yang puasa sunah. Selain berlari, kami juga rutin melaksanakan bakti sosial dan donor darah setiap 3 bulan sekali,” pungkasnya.








