UNG Bakal Beri Pembekalan dan Penguatan Karakter Melalui PKKMB 2025

Sejumlah mahasiswa baru saat mengikuti kegiatan PKKMB. (Foto: Humas UNG)

Pojok6.id (UNG) – Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025, merupakan gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG), untuk memasuki dunia pendidikan tinggi.

Kegiatan ini tidak sekedar menjadi ajang orientasi, tetapi juga dirancang sebagai wahana pembentukan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan, yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ketua Panitia PKKMB UNG 2025, Melan Angriani Asnawi mengungkapkan, bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Integrasi Nilai Kebangsaan dan Inovasi Digital dalam Mewujudkan UNG yang Berkualitas, Berkarakter, dan Berdampak pada Kawasan Teluk Tomini”. Tema ini menjadi dasar dalam seluruh rangkaian kegiatan PKKMB, sebagai upaya membekali mahasiswa baru dengan nilai-nilai penting yang akan menopang perjalanan akademik mereka.

Read More

“Mahasiswa baru akan diberikan penguatan dan pemahaman melalui materi-materi strategis, yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam menyongsong aktivitas akademik di lingkungan perguruan tinggi,” ungkap Melan.

Ia menjelaskan, adapun materi-materi strategis yang diberikan pada mahasiswa dalam PKKMB 2025 meliputi, kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa dan pembinaan kesadaran bela negara, sistem pendidikan tinggi di indonesia, Perguruan Tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter mahasiswa, muatan lokal dan kearifan lokal di Kawasan Teluk Tomini.

“Materi-materi tersebut disampaikan oleh para narasumber berkompeten, baik dari lingkungan kampus maupun mitra eksternal, untuk memberikan sudut pandang yang komprehensif kepada mahasiswa,” terangnya.

Ia menekankan bahwa PKKMB 2025 tidak hanya berfokus pada pengenalan kampus, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa, akan peran strategis mereka sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa diajak memahami bahwa keberadaan mereka di kampus bukan semata untuk mengejar gelar, tetapi juga untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan karakter diri,” pungkasnya. (Adv)

Related posts