Pojok6.id (UNG) – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat pelaksanaan Tracer Study sebagai instrumen penelusuran lulusan, sekaligus evaluasi kualitas pendidikan tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni meningkatkan kompetensi komunikasi pegawai, melalui pelatihan public speaking dan komunikasi persuasif yang diselenggarakan Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) UNG.
Pelatihan ini diarahkan untuk membekali pegawai dengan keterampilan berkomunikasi secara efektif, dalam menjangkau alumni. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk membangun interaksi yang baik, sekaligus mendorong kesediaan lulusan berpartisipasi dalam pengisian Tracer Study.
Perwakilan BAKP UNG, Rahmat Doda, menyampaikan bahwa keberhasilan penelusuran alumni tidak hanya bergantung pada sistem pendataan, tetapi juga pada kemampuan petugas dalam membangun komunikasi dengan para lulusan.
Tracer Study sendiri menjadi salah satu instrumen strategis perguruan tinggi dalam mengevaluasi relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Data yang dihimpun mencakup status pekerjaan lulusan, masa transisi dari bangku kuliah menuju dunia kerja, kesesuaian bidang pekerjaan dengan kompetensi akademik, hingga masukan alumni terhadap proses pembelajaran selama menempuh pendidikan.
Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi universitas, dalam mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, maupun penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UNG dalam memperkuat pengelolaan data alumni, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data demi terwujudnya pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, BAKP UNG berharap peningkatan kompetensi komunikasi pegawai dapat berdampak langsung, terhadap optimalisasi pelaksanaan Tracer Study. Tidak hanya meningkatkan jumlah alumni yang berpartisipasi, tetapi juga memastikan data yang diperoleh semakin lengkap, akurat, dan bermanfaat bagi pengembangan institusi.
Dengan demikian, penelusuran alumni tidak sekadar menjadi kegiatan pendataan lulusan, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan UNG dalam mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan pengalaman nyata para alumninya. (Adv)
