Pojok6.id (Gorontalo) – Medan pelatihan yang cukup berat dan udara panas dan dingin di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, tak sedikit pun menyurutkan senyum dan semangat ratusan kader Partai Gerindra.
Selama tiga hari penuh, sejak Jumat hingga Ahad (27/09/2026), para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Pertama DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, digembeleng di dalam tenda-tenda perkemahan.
Meski harus tidur di dalam tenda dengan fasilitas seadanya, serta menjalani rutinitas pelatihan fisik dan mental yang padat sejak pagi hingga malam, para kader utusan dari seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo tersebut tetap tampil gembira, antusias, dan penuh rasa kekeluargaan.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, M. Nasir Madjid, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas daya tahan serta ketangguhan mental, yang ditunjukkan oleh seluruh peserta sepanjang pelatihan.
“Kami melihat sendiri bagaimana ketangguhan dan militansi para kader kita. Selama tiga hari tiga malam hidup sederhana di tenda-tenda perkemahan, tidak ada raut lelah apalagi keluhan. Yang tampak justru wajah-wajah gembira, antusiasme yang tinggi, dan semangat kebersamaan yang sangat membara. Ini membuktikan bahwa kader Gerindra Gorontalo adalah kader yang tangguh, siap prihatin, dan siap ditempatkan dalam kondisi apa pun demi perjuangan partai,” tegas Nasir di lokasi kegiatan, Ahad (27/09/2026).
Nasir Madjid menambahkan bahwa Diklat ini sengaja dirancang dengan konsep perkemahan alam terbuka, guna membentuk karakter kepemimpinan yang berdisiplin tinggi, ramah lingkungan, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat sesama kader maupun masyarakat.
Model pendidikan dan pelatihan kader berbasis lapangan semacam ini, telah menjadi ciri khas konsolidasi Partai Gerindra di berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai laporan media nasional mencatat bahwa program Diklat Laskar Gerindra rutin digelar DPD di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Aceh, hingga Kepulauan Bangka Belitung.
Diklat di berbagai daerah tersebut terbukti efektif membangun kedisiplinan, mempererat soliditas antar-DPC, serta menyiapkan barisan kader muda yang siap mengawal program-program pembangunan nasional hingga tingkat tapak.
Melalui keberhasilan Diklat Pertama di Bumi Perkemahan Bongohulawa ini, DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo optimistis para kader lulusan siap kembali ke daerah masing-masing, dengan membawa energi baru serta kedisiplinan tinggi dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
