Silaturahmi Dengan Pengurus PWI, Ini Pesan Gubernur

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri, Idah Syaidah, saat menerima pengurus PWI Provinsi Gorontalo di kediaman pribadinya, Senin (24/9). Foto : Dok.Humas

Gorontalo – Sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia () Gorontalo melakukan dengan Gorontalo, Rusli Habibie, di kediaman pribadinya, Senin pagi (24/9/2018). Gubernur berpesan agar wartawan yang ada di Gorontalo, harus independen dalam menulis berita.

Gubernur mencontohkan ada berita tentang si A yang dimuat lebih dulu, dan besoknya baru berita si B yang dimuat ketika sudah heboh dan menimbulkan polemik. “Menurut saya pribadi ya, wartawan itu harus bisa menjaga independensinya dalam menyajikan berita untuk masyarakat. Jika ada berita yang ada unsur polemik didalamnya, seharusnya diberitakan secara berimbang,” kata Rusli.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi sang istri, Idah Syaidah, foto bersama pengurus PWI Gorontalo usai pertemuan di kediaman pribadinya, Senin (24/9). Foto : Dok.Humas

Gubernur juga menyambut baik terkait rencana PWI untuk melakukan Uji Komptensi Wartawan kepada para jurnalis yang ada di Provinsi Gorontalo. Hal ini bertujuan selain untuk menungkatkan kualifikasi wartawan, juga untuk menghindarkan narasumber yang dalam hal ini pemerintah dari “wartawan aspal”.

Read More

“Jadi jika wartawan itu sudah mengikuti kompetensi, pasti paham dengan apa yang akan dilakukannya dalam menyajikan berita nanti. Jadi kartu UKW itu seperti SIM (Surat Ijin Mengemudi), percuma bisa bawa motor tapi tidak punya SIM. Pasti akan ditilang,” kata Rusli mencontohkan.

Saat ini dari 170 jumlah anggota PWI, baru ada 52 wartawan yang sudah dinyatakan lulus kompetensi dan memegang kartu UKW, baik jenjang Muda, Madya dan Utama. “Kompetensi ini menjadi penting, karena sesuai dengan peraturan Dewan Pers, mulai 1 Januari 2019 narasumber berhak menolak wawancara jika wartawan tersebut tidak dapat menunjukan kartu UKW,” kata Mahmud Marhaba, Ketua Dewan Kehormatan PWI Gorontalo. (idj)

Related posts