Museum Keliling Hadir di SMAN 2 Limboto, Tumbuhkan Kecintaan Pelajar terhadap Sejarah dan Budaya Daerah

Puluhan peserta pelajar saat mengikuti Kegiatan Museum Keliling yang digelar UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Aula Acoustic Room SMA Negeri 2 Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Ryan)

Pojok6.id (Gorontalo) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo melalui UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo kembali menggelar kegiatan Museum Keliling di SMA Negeri 2 Limboto, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo, yang diwakili Sekretaris Dikbud Provinsi Gorontalo, Siti Maria Lahidjun.

Dalam sambutannya, Siti menegaskan pentingnya museum sebagai pusat edukasi, pelestarian, dan sumber informasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, kegiatan Museum Keliling menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman siswa, terhadap koleksi museum di tengah masih rendahnya minat kunjungan dan literasi museum di lingkungan sekolah.

Read More

“Kegiatan ini diharapkan mampu mendekatkan museum kepada para pelajar, sehingga mereka semakin mengenal sejarah dan budaya daerahnya sendiri,” ujar Siti.

Ia menjelaskan, program Museum Keliling bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang museum dan koleksi budaya, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya, mendekatkan museum kepada sekolah-sekolah di kabupaten/kota, serta menyebarluaskan informasi koleksi museum secara merata.

Selain itu, ia berharap para peserta dapat menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing dan turut membangun kesadaran kolektif, untuk menjaga warisan budaya daerah. Ia juga mengajak para siswa untuk lebih peduli terhadap sejarah dan budaya, dengan memanfaatkan museum sebagai sarana edukasi.

“Menjaga dan melestarikan koleksi budaya merupakan bagian penting, dalam mempertahankan identitas daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Mely Mohamad, menyampaikan bahwa kegiatan Museum Keliling merupakan bagian dari program edukasi kultural, untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap sejarah serta budaya daerah.

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga harus hadir lebih dekat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

“Melalui Museum Keliling, kami ingin menghadirkan edukasi sejarah secara langsung kepada pelajar, agar mereka lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah,” ungkap Mely.

Ia juga berharap melalui museum keliling ini bisa meningkatkan pengetahuan peserta pelajar, tentang sejarah dan budaya daerah, serta bisa menumbuhkan minat para pelajar untuk berkunjung ke Museum Purbakala Provinsi Gorontalo.

Diketahui kegiatan museum keliling ini diikuti sekitar 50 orang peserta yang berasal dari tiga sekolah, yakni SMA Negeri 2 Limboto, SMKN 2 Limboto, dan SMK Teknologi Muhammadiyah Limboto.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Jurusan Sejarah Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang kompeten di bidangnya. Para peserta mengikuti kegiatan dalam bentuk sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyampaian materi mengenai sejarah serta koleksi museum. (Adv)

Related posts