Pojok6.id (Peristiwa) – Pagelaran IMI Fest 2025 telah resmi berakhir dengan lancar dan sukses. Ketua Pengprov IMI Gorontalo, Erwin Ismail, mengucapkan terima kasih kepada semua peserta dan penonton yang hadir di acara tahunan yang berlangsung di halaman Rektorat UNG pada 13 dan 14 September 2025 tersebut.
Dibalik suksesnya acara yang menjadi pesta para pecinta otomotif Gorontalo tersebut, Erwin juga mengucapkan terima kasih kepada tim kecilnya yang dinamakan “Mesin Tempur”, yang selalu mendampinginya di IMI Fest sejak tahun pertama.
“Terima kasih kepada semuanya, baik penonton dan peserta yang hadir dan masih loyal dengan acara ini. Terima kasih juga kepada tim kecil saya, Mesin Tempur, yang selalu sigap dan siap untuk menggelar acara, khususnya acara yang dilaksanakan oleh IMI Gorontalo,” kata Erwin.
Erwin yang juga menjabat anggota DPRD Provinsi Gorontalo itu menambahkan, IMI Fest dilaksanakan bukan hanya untuk kontes, tapi lebih di titikberatkan ke silaturahmi antara pengurus IMI Gorontalo dengan komunitas dan pecinta otomotif yang ada di Gorontalo.
“IMI Fest cuma ada di Gorontalo, boleh silahkan di cek di seluruh Indonesia. Dan acara ini sengaja saya buat, untuk menrik minat anak muda Gorontalo di dunia otomotif. Karena IMI itu identik dengan balapan, karena sebagai organisasi otomotif. Makanya saya buat konsep festival, selain tentunya iven balapan yang menjadi tugas utama kami,” pungkasnya.
Suksesnya IMI Fest 2025, juga dikarenakan peserta mencapai ratusan kendaraan yang bukan hanya berasal dari Gorontalo, tapi juga Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, dengan menghadirkan juri nasional yakni Alfian Algazali dari Makassar Stance sebagai juri kategori Automotive Car Show dan Dio Smart Boy dari sebagai juri kategori Motor Contest dan Meet Up dari Oto Trend.
Kemeriahan IMI Fest 2025 juga melibatkan 14 tenant UMKM Gorontalo, yang menjual berbagai menu makanan berat, ringan dan pilihan minuman. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk hiburan bagi peserta dan pengunjung, IMI Fest 2025 juga menghadirkan DJ Desa, Sedjiwa Band, Iwan Dije dan DJ Fadly Fat B, dan ditutup dengan penampilan band Reggae, Jarang Break.








