Hamdi Alamri Sebut Juru Kampanye dari Rakyat Lebih Bagus Ketimbang Partai

Rakyat
Pasangan Hamdi-Zairin (kanan) saat deklarasi kampanye damai yang dilakukan di depan polres Pohuwato beberapa waktu lalu. (foto_istimewa)

POHUWATO – Calon Bupati Pohuwato Hamdi Alamri mengatakan saat menentukan juru kampanye dan tim pemenangan di pilkada saat ini, pasangan Hamdi-Zairin memilih mempercayakan masyarakat dalam mengkampanyekan visi misinya di Pilkada tahun ini.

Menuru Hamdi, kampanye yang merupakan bagian dari komunikasi politik dalam menyampaikan visi misi calon kepada masyarakat luas. Masyarakat lebih paham apa yang dibutuhkan, sehingga dalam dalam menentukan tim pemenangan dan juru kampanye lebih baik dilakukan oleh masyarakat itu sendiri.

“Bukan dari partai politik, kita mengambil dari rakyat, Insya Allah lebih bagus mengambil dari  rakyat, masyarakat yang memang punya kompotensi dibidang itu. Kampanye itukan komunikasi politik dengan para jurkam antara calon dan masyarakat pendengar masyarakat ditingkat bawah dengan membahasakan persoalan visi misi,” kata Hamdi saat dihubungi, Minggu (4/10/2020).

Read More

Hamdi mengungkapkan, pemilihan kepala daerah merupakan pertarungan visi misi dan bukan pertarungan orang per orang. Visi misi menjadi jawaban kebutuhan terkait apa yang menjadi solusi dari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Buat saya pilkada ini bukan pertarungan, buat saya pilkada itu mungkin lebih mendekati ke perlombaan tapi buat saya tidak pas kata perlombaan, secara pribadi ya. Pilkada itu ketika kita mau berjuang, berjibaku dengan berjuang, perjuangan itu Cuma dengan satu hal, bukan dengan sesama calon lain, buat saya bagaimana kita bisa meyakinkan visi misi bahwa ini jawaban atas seluruh persoalan yang muncul dalam tanda kutip yang perlu penyelesaian, perlombaan dibidang visi misi bukan horizontal sesama paslon, tidak, buat kita seperti itu,” jelas Hamdi.

Dirinya mengaku, soal dukungan tokoh, baik tokoh nasional maupun tokoh yang berpengaruh dalam provinsi Gorontalo, hingga saat ini tetap menghormati para tokoh tersebut.

Khusus daerah Pohuwato, Hamdi menegaskan, bukan tidak mungkin menghadirkan tokoh dari luar Pohuwato. Namun masyarakat Pohuwato sendiri yang lebih tahu akan kondisi yang sedang dialami saat ini daripada harus mendatangkan tokoh di luar Pohuwato.

“Persoalan tokoh yang hari ini dibeberapa orang yang saya pernah mendengar yang mencoba mengkritisi HZO yang tidak memiliki dukungan tokoh, tokoh nasional tokoh Provinsi, saya sampai hari ini menghormati para tokoh mereka orang luar biasa, orang-orang hebat, jadi pertanyaan hari ini kita berhadapan dengan kondisi yang ada di Pohuwato yang saya lebih yakini masyarakat Pohuwato lebih tau tentang persoalan Pohuwato ketimbang beberapa tokoh yang mungkin harus kita datangkan dari luar,” tegas Hamdi.

Ditambahkan, kampanye yang saat ini dilakukan oleh pasangan Hamdi- Zairin dengan mendatangi langsung masyarakat, dalam penerapannya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini saya kampanye langsung tatap muka, selama itu memungkinkan tatap muka itu akan kami lakukan, tapi tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tutup Hamdi. (nal)

Related posts