Hadiri Pertemuan APEKSI di Bogor, Marten Taha: Ada 5 Program Prioritas

Program
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, yang juga Wakil Ketua Umum APEKSI, jalan sehat bersama Ketua Umum APEKSI, Bima Arya, yang juga Wali Kota Bogor sebelum melaksanakan rapat perdana APEKSI, Sabtu (6/3). Foto: istimewa

BOGOR – Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia () mengatakan, ada lima program prioritas yang dibahas dalam rapat perdana Apeksi yang digelar pada Sabtu (6/3/2021), di Bogor.

Saat diwawancara, Marten Taha mengatakan, dalam rapat perdana tersebut diikuti oleh 9 orang pengurus APEKSI yang diketuai oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Dalam rapat tersebut kami membahas berbagai , soal keuangan dan pembiayaan, serta tentang perumusan rekomendasi hasil Munas APEKSI,” kata Marten, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo.

Read More

Dalam rapat perdana tersebut, Marten menambahkan, ada lima program prioritas yang dibahas, diantaranya tentang penguatan peran seluruh kota di Indonesia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program kedua tentang recovery ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Karena diketahui bersama bencana non alam ini sudah melumpuhkan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dan APEKSI menargetkan, pada triwulan kedua kondisi ekonomi daerah bisa kembali normal,” urainya.

Program ketiga, lanjut Marten, yakni tentang dana bantuan sosial dari Pemerintah Pusat, atau Kementerian terkait.

“Dimana APEKSI sangat mengharapkan, Kementerian Sosial RI bisal melakukan pendataan kepada calon penerima bantuan baik mereka yang kurang mampu, dan terdampak Covid-19 secara akurat,” lanjutnya.

Program keempat, tentang program dana kelurahan, yang diketahui pada tahun ini ditiadakan oleh Pemerintah Pusat.

“Dan APEKSI akan merekomendasikan kepada Pemerintah Pusat, agar mengadakan lagi dana kelurahan di tahun 2022 dan seterusnya. Sebab program dana kelurahan ini, bukan hanya membantu Pemerintah Kota di Indonesia termasuk Kota Gorontalo, melaksanakan program kegiatan. Tetapi, turut memberdayakan masyarakat dalam pembangunan,” kata Marten.

Dan program kelima, masih kata Maretn, membahas tentang Peraturan Presiden atau Perpres nomo 33, tentang satuan harga regional yang menurut APEKSI menyulitkan daerah di Indonesia.

“Dari hasil rapat yang kami laksanakan tadi, dalam waktu dekat ini kami seluruh Dewang Pengurus Pusat APEKSI akan melakukan audiens dengan Presiden RI Joko Widodo, serta seluruh kabinet kerjanya,” pungkas Marten.

Sebelum melaksanakan rapat perdana, kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama di kawasan Kebun Raya Bogor. (adv/rwd)

Related posts