Klaim BPJS Lebih dari Rp2 Miliar Tak Cair, Sekda Ismail Minta OPD Terkait Optimalkan Koordinasi

Sekda Ismail Madjid (tenngah) saat Rapat Kemitraan bersama BPJS Kesehatan. Foto: Dokpim Pemkot

Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Dua rumah sakit milik Pemerintah Kota Gorontalo, yakni RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe dan RSUD Otanaha, dilaporkan tidak dapat mencairkan klaim BPJS Kesehatan dengan nilai total mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Permasalahan tersebut menjadi sorotan dalam rapat kemitraan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kota Gorontalo, DPRD, dan BPJS Kesehatan, Kamis (21/5/2026).

Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, mengungkapkan bahwa informasi terkait gagalnya pencairan klaim itu diperoleh dari laporan Wali Kota Gorontalo, dalam evaluasi kualitas layanan kesehatan rujukan.

Read More

“Ada kurang lebih Rp2 miliar lebih dana talangan yang tidak bisa diklaim oleh RS Otanaha maupun Aloei Saboe. Kami perlu forum ini untuk mencari solusi konkret apa yang harus dilakukan pihak rumah sakit,” ujar Sekda Ismail.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama gagal klaim, apakah dipengaruhi kurangnya pemahaman terhadap regulasi baru atau adanya kelalaian, dalam pemenuhan persyaratan administrasi saat proses pengajuan.

Ia menegaskan, apabila kondisi itu terus terjadi, maka dana yang tidak dapat dicairkan akan menjadi beban finansial rumah sakit, padahal seharusnya menjadi pendapatan untuk mendukung operasional layanan kesehatan.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Sekda Ismail menginstruksikan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Badan Keuangan Kota Gorontalo, bersama manajemen kedua rumah sakit agar segera mengoptimalkan koordinasi teknis dengan BPJS Kesehatan.

Langkah itu dilakukan, agar hak-hak operasional rumah sakit dapat terselamatkan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal. (adv)

Related posts