Gubernur Gusnar Ismail Resmikan Masjid A.A. Wahab SMA Negeri 1 Kabila

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie saat meresmikan Masjid A.A Wahab dari IKA SMANKAB, yang ditandai dengan prosesi pengguntingan pita. (Foto: Ryan)

Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi meresmikan Masjid A.A Wahab SMA Negeri 1 Kabila (SMANKAB). Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Gubernur Gusnar dalam acara Milad ke-60 Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMANKAB, yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid A.A Wahab dari IKA SMANKAB, Jum’at (22/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar menitipkan dua pesan penting kepada pihak sekolah. Pertama, ia mendorong agar masjid dapat lebih dimakmurkan, dengan melibatkan siswa untuk melaksanakan ibadah, termasuk puasa sunnah Senin-Kamis.

“Kita ajak anak-anak berpijak kepada risalah agama dan kita mulai tanamkan sekarang. Jadi karakter itu semakin hari semakin kuat,” ujar Gusnar.

Read More
banner 300x250

Pesan kedua yang disampaikan Gusnar yakni soal kebersihan lingkungan sekolah, khususnya fasilitas toilet. Menurutnya, kebersihan toilet menjadi cerminan kualitas suatu komunitas.

Selain meresmikan Masjid A.A Wahab, Gubernur Gusnar Ismail juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 Juta untuk pengembangan Masjid A.A Wahab, yang disalurkan melalui IKA SMANKAB. Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan dukungan awal, untuk kemajuan SMA Negeri 1 Kabila. Sekaligus motivasi agar sekolah tersebut menjadi pelopor bagi SMA lain di Gorontalo.

“Bantuan ini ala kadarnya saja dulu. Nanti dua tantangan tadi supaya dilaksanakan, agar SMA Negeri 1 Kabila menjadi pelopor bagi SMA-SMA lain,” kata Gusnar.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kabila, Yusman Yusuf, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap sekolahnya. Ia menjelaskan bahwa sekolah memiliki visi spiritual, berkarakter, dan lestari yang sejalan dengan program pemerintah.

“Kami telah mencanangkan program agar 90 persen siswa dan guru melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Alhamdulillah, setiap pelaksanaan sholat dhuha, dzuhur, dan ashar, masjid selalu penuh bahkan sampai di selasar,” ungkap Yusman.

Menurut Yusman, program tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga almarhum A.A. Wahab, yang telah menghibahkan tanah untuk masjid sekolah.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah dan masyarakat dapat semakin memakmurkan masjid sekaligus membentuk karakter religius bagi siswa,” pungkasnya. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60