Gelar Webinar di Gorontalo, Kominfo Ajak Siswa Kenali Dunia Game Online

Pojok6.id (Gorontalo) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (29/5/2024) pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Mengenal ”, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah dosen Institut Agama Islam Negeri Kerinci – Jambi Jafar Ahmad, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Sutrisno Dj. Yunus, influencer sekaligus penyiar radio Azmy Zen, dan Chichi Zakaria selaku moderator.

”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftarangorontalo2905. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Selasa (28/5).

Read More
banner 300x250

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, era media digital dibarengi munculnya game online. Wabah permainan berbasis internet itu kini telah berkembang demikian pesat dan banyak digandrungi kalangan usia muda.

”Selain menawarkan pengalaman yang menarik, game online kini juga telah resmi masuk menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat internasional,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Dunia game online, lanjut Kemenkominfo, merupakan industri hiburan yang berfokus pada pengembangan, distribusi, dan konsumsi video game. Industri ini mencakup berbagai platform, termasuk konsol, PC, dan perangkat mobile.

”Dunia game online kini semakin banyak menarik minat masyarakat. Selain bisa menjadi hiburan, game online juga mengajarkan keterampilan baru, bahkan dapat menghasilkan pendapatan bagi pemain profesional,” imbuh Kemenkominfo.

Kemenkominfo menambahkan, beberapa game populer yang mendominasi dunia game saat ini, sebut saja misalnya Fortnite, Call of Duty: Warzone, Free Fire, Among Us, Genshin Impact, Clash Royale, serta Mobile Legends.

”Selain melatih refleks, bermain game online dapat meningkatkan koordinasi tangan hingga mata. Namun, penting juga untuk menjaga keseimbangan antara bermain dengan kehidupan nyata,” tegas Kemenkominfo.

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Gorontalo ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.

Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital . (adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60