Pojok6.id (UNG) – Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (FIS UNG) memperkuat sistem perencanaan dan penganggaran berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU), sebagai bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas dan tata kelola kelembagaan tahun 2026.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penyelarasan program kerja setiap jurusan, dengan kontrak kinerja yang telah ditetapkan di tingkat fakultas dan universitas. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap kegiatan akademik, penelitian, maupun pengabdian memiliki keterkaitan langsung dengan capaian indikator kinerja yang terukur.
Dekan FIS UNG, Zuchri Abdussamad, menegaskan bahwa seluruh program yang disusun harus menjadi turunan konkret dari IKU, agar implementasinya memiliki arah yang jelas.
“Program yang kita bahas dan tetapkan menjadi acuan kerja selama satu tahun akademik, baik semester ganjil maupun genap. Semua kegiatan harus berlandaskan indikator kinerja, sehingga target yang ditetapkan dapat dicapai secara terukur,” ujarnya.
Dalam proses penyusunan, setiap jurusan memetakan prioritas program unggulan serta kegiatan pendukung yang relevan dengan kebutuhan pengembangan akademik. Meskipun fokus masing-masing jurusan berbeda, integrasi dengan IKU menjadi prinsip utama agar seluruh aktivitas berjalan selaras dengan kontrak kinerja yang telah disepakati.
Melalui mekanisme ini, fakultas menegaskan komitmen terhadap sistem manajemen kinerja yang transparan dan akuntabel. Penyelarasan program dan anggaran berbasis indikator, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, sekaligus mendukung capaian strategis universitas secara menyeluruh.
Penguatan perencanaan berbasis IKU tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Fakultas Ilmu Sosial, dalam menjaga mutu akademik, meningkatkan produktivitas tridarma, serta memperkuat daya saing institusi. (Adv)








