Pojok6.id (Gorontalo) – Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Gorontalo pada Sabtu pekan lalu membawa dampak besar, tidak hanya bagi sektor perikanan dan nelayan, tetapi juga terhadap ekspos informasi dan komunikasi publik daerah.
Berdasarkan data analisis media, pemberitaan tentang Gorontalo tercatat mencapai 5.290 publikasi sepanjang periode Sabtu hingga Jumat kemarin. Angka tersebut menempatkan Gorontalo di posisi ke-11, sebagai daerah dengan jumlah pemberitaan terbanyak secara nasional dalam sepekan terakhir.
Salah satu faktor utama meningkatnya ekspos media tersebut, yakni kunjungan Presiden Prabowo ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan. Dalam kunjungan itu, Presiden menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat kedaulatan pangan dan energi nasional.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo mengatakan, kehadiran Presiden Prabowo memberikan dampak signifikan terhadap perhatian media nasional maupun daerah terhadap Gorontalo.
“Dari aspek komunikasi publik, kehadiran Pak Prabowo di Gorontalo bagaikan magnet bagi media, dengan jumlah pemberitaan sebanyak 5.290 kali. Itu adalah pencapaian terbanyak sejauh ini, sebab biasanya ekspos kita hanya di angka seribuan kali,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, tinggi rendahnya ekspos sebuah daerah tidak hanya dipengaruhi figur tertentu, tetapi juga bergantung pada dinamika sosial dan aktivitas pembangunan yang terjadi di daerah tersebut. Ia mencontohkan provinsi di Pulau Jawa yang memiliki tingkat ekspos tinggi, karena aktivitas sosial dan jumlah media yang lebih besar.
Selain itu, berdasarkan hasil analisis yang dirilis Icons Media, secara personal Gusnar Ismail berada di urutan ke-22 gubernur paling terekspos di Indonesia. Posisi tersebut disebut fluktuatif dan mengikuti intensitas kegiatan kepala daerah.
“Kalau dilihat lagi dari data hasil analisis yang dirilis Icons Media, secara personal Bapak Gubernur Gusnar Ismail berada di urutan ke-22 dari gubernur se-Indonesia. Hasil ini fluktuatif juga sesuai intensitas kegiatan beliau,” tambahnya.
Sebagai Kepala Dinas Kominfotik yang baru menjabat sepekan, ia berharap sinergi dan komunikasi dengan media serta wartawan, baik di Gorontalo maupun luar daerah, dapat semakin diperkuat.
Menurutnya, keberadaan insan pers memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi pemerintah kepada masyarakat, sekaligus menjadi penyambung aspirasi rakyat kepada pemerintah daerah. (Adv)








