Bupati Sofyan Serahkan LKPD 2025 Unaudited ke BPK

Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Gorontalo. Foto Humas

Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo turut hadir dalam kegiatan tersebut, masing-masing didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Selasa (31/03/2026).

Bupati Sofyan menyampaikan bahwa penyampaian laporan keuangan tahun ini memiliki makna strategis, karena merupakan laporan pertanggungjawaban kinerja keuangan yang pertama dalam masa pemerintahan kepala daerah kabupaten/kota saat ini.

Read More
banner 300x250

“Penyusunan dan penyampaian LKPD merupakan wujud komitmen pemerintah daerah, dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,”ujar Sofyan

Lebih lanjut, Sofyan Puhi mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo untuk tetap optimis bahwa LKPD Tahun 2025 akan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sebagaimana capaian yang telah diraih secara konsisten pada tahun-tahun sebelumnya.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada tahun 2024 telah berhasil meraih opini WTP untuk yang ke-15 kalinya. Capaian tersebut menjadi motivasi, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Untuk LKPD Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, agar dapat meraih dan mempertahankan opini WTP untuk yang ke-16 kalinya,” tambahnya

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, Hery Purwanto, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja sama seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung proses pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah.

“Kami berharap sinergi tersebut terus terjaga dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60