Apresiasi Pelayanan PENAS XVII di Gorontalo, KTNA Kalsel Sebut Keramahan Tuan Rumah dan Kehadiran Presiden Jadi Kebanggaan

KTNA Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (Gorontalo) – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Selatan, Muharram, memberikan apresiasi tinggi atas pelayanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026.

Menurutnya, koordinasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Liaison Officer (LO), dan KTNA berlangsung sangat baik, sehingga seluruh kebutuhan kontingen dapat terlayani secara maksimal.

Muharram menilai kesiapsiagaan para LO menjadi salah satu faktor utama, yang membuat peserta merasa nyaman sejak pertama kali menginjakkan kaki di Gorontalo. Bahkan, petugas telah bersiaga sejak kedatangan rombongan di bandara, hingga memastikan seluruh peserta terdata dengan baik.

Read More

“Pelayanan yang diberikan teman-teman BPBD, LO, maupun KTNA sangat maksimal. Mereka sudah menunggu sejak kami tiba di bandara dan sangat teliti dalam mendata seluruh peserta. Bahkan ada peserta yang tidak terpantau oleh kami, justru sudah lebih dulu tercatat oleh tim LO,” ungkap Muharram.

Ia mengakui penyelenggaraan PENAS XVII memiliki tantangan tersendiri, terutama keterbatasan akses transportasi menuju Gorontalo yang menyebabkan sebagian peserta dari sejumlah daerah belum dapat hadir. Namun demikian, menurutnya kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme maupun kesuksesan penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut.

Muharram menegaskan, bahwa keterbatasan akses bukan disebabkan rendahnya minat peserta untuk datang ke Gorontalo, melainkan karena terbatasnya ketersediaan penerbangan dan tiket menuju daerah Gorontalo, meskipun telah diupayakan dengan penambahan penerbangan.

Di balik tantangan tersebut, ia menyebut Gorontalo memperoleh “Kejatuhan Mahkota” karena menjadi tuan rumah PENAS yang mendapat perhatian luar biasa dari pemerintah pusat. Menurutnya, dari 17 kali penyelenggaraan PENAS, baru dua kali kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden maupun Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Kehadiran Wakil Presiden pada pembukaan dan Presiden pada puncak acara menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gorontalo. Ini menunjukkan besarnya perhatian pemerintah pusat, terhadap sektor pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Selain pelayanan yang dinilai prima, Muharram juga memuji keramahan masyarakat Gorontalo yang memberikan kesan mendalam bagi kontingen Kalimantan Selatan, selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII.

“Terlepas dari berbagai keterbatasan, semua itu tertutupi oleh pelayanan yang maksimal serta keramahan masyarakat Gorontalo. Kami merasa sangat nyaman berada di sini,” pungkasnya.(adv)

Related posts