Pojok6.id (UNG) – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (Computer-Based Test/CBT) sebagai tahapan Seleksi Mandiri Reguler Tahun 2026. Sebanyak 970 calon mahasiswa mengikuti seleksi yang menjadi kesempatan terakhir, untuk bergabung sebagai mahasiswa baru UNG pada Tahun Akademik 2026/2027.
Pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di Kampus UNG. Seluruh proses seleksi menggunakan sistem berbasis komputer, yang dirancang untuk menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang objektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Abdul Hafidz Olii, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah terdaftar secara resmi pada jalur Seleksi Mandiri CBT Reguler. Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan, ujian dibagi ke dalam empat sesi setiap hari.
“Sebanyak 970 peserta akan bersaing memperebutkan kuota mahasiswa baru pada 61 program studi, baik jenjang sarjana maupun vokasi. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan menggunakan sistem Computer-Based Test, sehingga prosesnya lebih efektif, adil, transparan, dan mampu menghasilkan penilaian yang objektif,” ujar Prof. Hafidz.
Menurutnya, penerapan sistem CBT tidak hanya mempermudah peserta dalam mengikuti ujian, tetapi juga meningkatkan kualitas proses seleksi melalui sistem penilaian yang lebih cepat, akurat, dan minim intervensi.
Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Eduart Wolok, menegaskan bahwa Seleksi Mandiri CBT merupakan bentuk komitmen UNG, dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.
Ia menjelaskan, jalur ini menjadi peluang terakhir bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos, melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
“Seleksi Mandiri CBT menjadi kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa, untuk bergabung dengan UNG tahun ini. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaik, serta berkompetisi secara sehat untuk menjadi bagian dari keluarga besar UNG,” kata Prof. Eduart.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa UNG tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik calon mahasiswa, tetapi juga berupaya menjaring generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta semangat belajar yang tinggi.
“Melalui proses seleksi ini, kami ingin memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kualitas akademik, sekaligus potensi kepemimpinan dan inovasi. Mereka diharapkan mampu berkembang menjadi sumber daya manusia unggul, yang siap menghadapi tantangan masa depan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Seleksi Mandiri CBT menjadi tahapan akhir dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2026. Dengan sistem seleksi yang kompetitif dan berbasis teknologi, UNG optimistis dapat menjaring calon mahasiswa terbaik untuk memperkuat kualitas lulusan sekaligus mendukung peran universitas dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. (Adv)
