Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa pengujian emisi kenderaan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial atau pemenuhan formalitas aturan, melainkan langkah konkret dalam mengendalikan pencemaran udara dari sektor transportasi.
Hal itu disampaikannya, saat membuka kegiatan pengujian emisi kendaraan bermotor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup tersebut, menyasar sebanyak 220 kendaraan dinas dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurut Sofyan, pencemaran udara dan penurunan kualitas lingkungan perkotaan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Kendaraan bermotor, khususnya melalui gas buang, menjadi salah satu sumber emisi yang memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
“Pengujian emisi ini merupakan langkah konkret dan bentuk kesadaran bersama, untuk mengendalikan polusi udara dari sumbernya,” tegas Sofyan.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berkomitmen membangun budaya ramah lingkungan, dimulai dari kedisiplinan internal pemerintah dalam memastikan kendaraan dinas, berada dalam kondisi layak dan memenuhi standar emisi.
Ia juga mengingatkan bahwa kendaraan yang terawat tidak hanya lebih hemat bahan bakar, tetapi turut berkontribusi menjaga lingkungan serta melindungi kesehatan pernapasan masyarakat, terutama generasi mendatang.
Karena itu ia mengimbau seluruh pemilik kendaraan, agar menjadikan pengujian emisi sebagai kebiasaan rutin, bukan semata-mata karena kewajiban.
“Melalui kegiatan ini, mari kita buktikan bahwa daerah kita peduli terhadap masa depan lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat,” pintanya
Sofyan menjelaskan, dari total 220 kendaraan dinas yang menjadi sasaran pengujian, hasil pemeriksaan akan menunjukkan kendaraan yang masih memenuhi kelayakan maupun yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Seluruh kendaraan dinas di lingkungan OPD diharapkan mengikuti pengujian emisi, sebagai bagian dari upaya memastikan kelayakan operasional, sekaligus mendukung pengendalian pencemaran udara,” tutupnya. (adv)
