Pojok6.id (Limboto) – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, menindaklanjuti instruksi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, untuk segera turun ke lokasi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Bongohulawa, Kecamatan Bongomeme.
Instruksi tersebut disampaikan menyusul laporan kesulitan air bersih, yang dialami masyarakat Bongohulawa dalam beberapa waktu terakhir. Kekeringan yang berkepanjangan membuat sejumlah sumber air warga mengering, sehingga kebutuhan dasar sehari-hari menjadi terganggu.
Penyaluran kemudian dilanjutkan pada malam hari di Kelurahan Dutulanaa, Kecamatan Limboto, guna memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi tanpa jeda.
Pendistribusian ini turut melibatkan sinergi berbagai pihak, yakni Taruna Siaga Bencana (Tagana), Camat Bongomeme, Pemerintah Desa Bongohulawa, ABPEDNAS, serta HST Team. Kolaborasi lintas unsur ini menjadi kunci, agar penyaluran bantuan dapat menjangkau titik-titik yang membutuhkan secara lebih merata dan tepat sasaran.
“Semoga ikhtiar ini beroleh keberkahan dari Sang Pencipta,” ujar Haris.
Tak berhenti di situ, Dinsos PMD Kabupaten Gorontalo dijadwalkan kembali melakukan distribusi air bersih pada Minggu (20/9/2026), di Desa Molopatodu dan Desa Owalanga, Kecamatan Bongomeme, menyusul masih meluasnya dampak kekeringan di wilayah kecamatan tersebut.
Langkah penanganan darurat ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Gorontalo periode 2025–2029, “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan”. Respons cepat dan kolaboratif terhadap krisis air bersih ini mencerminkan implementasi Misi 1 RPJMD, yakni membangun sumber daya yang beragama, berbudaya, unggul, dan kompetitif melalui pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat, sekaligus menegaskan pilar “Restorasi” sebagai gerakan pemulihan yang responsif terhadap persoalan mendesak di tingkat desa.
Persoalan kekeringan yang meluas di beberapa desa dalam satu kecamatan ini, juga menjadi bagian dari isu strategis daerah terkait ketahanan ekologi, sebagaimana termuat dalam Misi 2 RPJMD tentang transformasi ekonomi dan lingkungan berkelanjutan.
Pemerintah daerah menargetkan penguatan mitigasi bencana kekeringan, sebagai bagian dari upaya restorasi lingkungan yang lebih luas, termasuk pemulihan daya dukung sumber daya air di wilayah kabupaten.
Hingga berita ini diturunkan, distribusi air bersih terus berlanjut ke sejumlah desa dan kelurahan lain di Kabupaten Gorontalo, dan pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan dampak kemarau di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan serupa. (adv)
